Luhut Ingin Tragedi Sriwijaya Air SJ 182 Jadi Momentum Perbaikan Sistem Pemeliharaan Pesawat

Kompas.com - 11/01/2021, 12:30 WIB
Menteri Ad Interim Kelautan dan Perikanan Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat perdananya dengan seluruh pejabat Eselon I KKP, di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (27/11/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan Menteri Ad Interim Kelautan dan Perikanan Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat perdananya dengan seluruh pejabat Eselon I KKP, di Gedung KKP, Jakarta, Jumat (27/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.con - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku telah membahas mengenai kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Minggu (10/1/2021).

Luhut ingin tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jadi momentum perbaikan sistem pemeliharaan pesawat.

"Di tengah-tengah kesibukan, Pak Budi Karya (Menhub) yang mulai dari kemarin berkomunikasi. Beliau betapa sibuknya mengurusi masalah kecelakaan Sriwijaya Air," ujarnya dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) secara virtual, Senin (11/1/2021).

"Ini (jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182) merupakan suatu tragedi yang menurut saya akan kita perbaiki terus ke depan, di dalam pemeliharaan pesawat-pesawat kita," sambungnya.

Baca juga: Jasa Raharja Akan Beri Santunan Rp 50 Juta kepada Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Sebelum membuka agenda virtual peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Luhut juga memimpin doa untuk ketenangan para korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.

Luhut juga berterima kasih kepada Menhub karena telah berpartisipasi menyiapkan peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pertama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan dalam mempersiapkan peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia 2021, yang berpusat di Bali hari ini," ucap dia.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu (9/1/2021), pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 yang lepas landas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) alami kecelakaan hingga diduga menewaskan seluruh awak penumpang beserta kru di dalamnya.

Sebanyak 62 orang yang terdiri dari 6 kru, 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 balita menjadi korban kecelakaan tersebut. Hingga saat ini, tim gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas terus mencari puing-puing serta tubuh korban kecelakaan pesawat yang berada di sekitaran Kepulauan Seribu.

Kemenko Marves sendiri juga ikut terlibat dengan tim Basarnas dalam pencarian dan pertolongan korban pesawat. Dengan mengirimkan anggota mereka serta menggunakan kapal dilengkapi pendeteksi benda hingga kedalaman 100 meter.

Baca juga: Fungsi Black Box, Perangkat yang Selalu Dicari Ketika Pesawat Alami Kecelakaan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut: Ada Klub Malam, Tempat Wisata, hingga Restoran Tak Terapkan Protokol Kesehatan Saat PPKM

Luhut: Ada Klub Malam, Tempat Wisata, hingga Restoran Tak Terapkan Protokol Kesehatan Saat PPKM

Whats New
INKA: Uji Coba LRT Jabodebek Tunggu Hasil Investigasi KNKT

INKA: Uji Coba LRT Jabodebek Tunggu Hasil Investigasi KNKT

Whats New
Pengertian Capital Gain, Cara Menghitung, dan Bedanya dengan Dividen

Pengertian Capital Gain, Cara Menghitung, dan Bedanya dengan Dividen

Spend Smart
Catat, Ini 6 Kesalahan yang Dapat Merugikan Bisnis Online-mu di Instagram

Catat, Ini 6 Kesalahan yang Dapat Merugikan Bisnis Online-mu di Instagram

Smartpreneur
Sri Mulyani Idolakan Sang Bunda, Meski Punya Anak 10 Tapi Mampu Raih PhD

Sri Mulyani Idolakan Sang Bunda, Meski Punya Anak 10 Tapi Mampu Raih PhD

Whats New
Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Rilis
Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Whats New
Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Whats New
Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

BrandzView
Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

BrandzView
Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Whats New
Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Rilis
Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Spend Smart
Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Whats New
FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.