Cadangan Minyak Indonesia Akan Habis dalam Waktu 9,5 Tahun, jika...

Kompas.com - 19/01/2021, 13:40 WIB
Menteri ESDM RI Arifin Tasrif saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (15/7/2020). Dok. Humas EBTKEMenteri ESDM RI Arifin Tasrif saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebutkan, cadangan minyak bumi akan habis dalam kurun waktu 9,5 tahun lagi.

Dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI Arifin melaporkan, cadangan minyak bumi nasional saat ini sebesar 4,17 miliar barrel, dengan cadangan yang sudah terbukti keberadaanya sebesar 2,44 miliar barrel.

“Umur cadangan minyak bumi diperkirakan akan habis sekitar 9,5 tahun,” katanya, Selasa (19/1/2021).

Baca juga: Pertamina Heran Minyak Tanah di Papua dan Maluku Selalu Langka Setiap Awal Tahun

Sementara itu, untuk gas bumi saat ini cadangannya mencapai 62,4 triliun kaki kubik, dengan cadangan yang sudah terbukti sebesar 43,6 triliun kaki kubik.

“Gas bumi akan habis 19,5 tahun,” ujar Arifin.

Menurut dia, kedua hal tersebut akan terjadi apabila stake holders terkait tidak berhasil menemukan cadangan baru.

“Dan tingkat produksi minyak bumi pada level 700.000 barrel oil per day dan gas sebesar 6 bscfd,” katanya.

Sebagai informasi, pada tahun ini pemerintah menargetkan lifting minyak sebesar 705.000 barrel per hari dan gas sebesar 5.638 MMSCFD.

Baca juga: SKK Migas Tancap Gas Kejar Target Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2030



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OJK: Portofolio Investasi Industri Asuransi Segera Dibatasi

OJK: Portofolio Investasi Industri Asuransi Segera Dibatasi

Whats New
Cerita 2 Perempuan Pelaku Usaha Kreatif di Indonesia di Tengah Pandemi

Cerita 2 Perempuan Pelaku Usaha Kreatif di Indonesia di Tengah Pandemi

Smartpreneur
Jasa Marga Siapkan 9 Ruas Tol untuk Dilego Melalui LPI

Jasa Marga Siapkan 9 Ruas Tol untuk Dilego Melalui LPI

Whats New
Pemerintah Buka Kemungkinan Ada Penyesuaian Tarif Listrik

Pemerintah Buka Kemungkinan Ada Penyesuaian Tarif Listrik

Whats New
Tanoto Foundation Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa di 9 Perguruan Tinggi Negeri

Tanoto Foundation Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa di 9 Perguruan Tinggi Negeri

Rilis
Luhut Sebut Nilai Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Hingga Double Digit

Luhut Sebut Nilai Ekonomi Digital Indonesia Tumbuh Hingga Double Digit

Whats New
Sri Mulyani Sarankan Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan Pekan Ini

Sri Mulyani Sarankan Wajib Pajak Lapor SPT Tahunan Pekan Ini

Whats New
Di Lazada, Lebih Banyak Seller UMKM atau dari Luar Negeri?

Di Lazada, Lebih Banyak Seller UMKM atau dari Luar Negeri?

Whats New
Sri Mulyani Ingatkan Wajib Pajak Tak Tunggu Akhir Bulan untuk Lapor SPT Pajak

Sri Mulyani Ingatkan Wajib Pajak Tak Tunggu Akhir Bulan untuk Lapor SPT Pajak

Whats New
Menteri ESDM Beberkan Tantangan Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Menteri ESDM Beberkan Tantangan Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Whats New
Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat pada Februari 2021

Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat pada Februari 2021

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Mengenal Perilaku 'Compulsive Shopping Disorder'| Menjadi Konsumtif yang Bijak | Hindari Bahaya Bisphenol pada Struk Belanja

[KURASI KOMPASIANA] Mengenal Perilaku "Compulsive Shopping Disorder"| Menjadi Konsumtif yang Bijak | Hindari Bahaya Bisphenol pada Struk Belanja

Rilis
Ini Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021

Ini Tarif Listrik PLN Periode April-Juni 2021

Spend Smart
Melantai Pagi Ini, Saham UNIQ Melesat 34,7 Persen di Sesi I

Melantai Pagi Ini, Saham UNIQ Melesat 34,7 Persen di Sesi I

Rilis
IHSG Sesi 1 Turun, Berikut Saham yang Paling Banyak Dijual dan Dibeli Asing

IHSG Sesi 1 Turun, Berikut Saham yang Paling Banyak Dijual dan Dibeli Asing

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X