Joe Biden Resmi Jadi Presiden AS, Sri Mulyani Harap Bisa Beri Kepastian Ekonomi Global

Kompas.com - 21/01/2021, 14:35 WIB
Presiden Joe Biden berpidato dalam pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021). AP PHOTO/PATRICK SEMANSKYPresiden Joe Biden berpidato dalam pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) diharapkan bisa memberikan kepastian terhadap perekonomian dunia.

Sebab, perekonomian dunia hingga saat ini masih diliputi ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 dan tensi geopolitik yang meningkat antar beberapa negara di dunia.

"Perekonomian global hingga hari ini masih menghadapi ketidakpastian. Amerika Serikat hari ini memiliki Presiden baru, harapannya akan memulihkan dan memberi kepastian pada perekonomian dunia," ujar Sri Mulyani dalam acara Kompas CEO Forum yang diadakan secara virtual, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Joe Biden Dilantik Jadi Presiden AS, Sektor Saham Ini Diramal Bullish

Salah satu langkah awal yang akan dilakukan Biden sebagai Presiden Amerika Serikat adalah mengusulkan anggaran stimulus pemulihan ekonomi sebesar 1,9 triliun dollar AS kepada Kongres setempat.

Angka ini setara dengan Rp 26.000 triliun (kurs Rp 14.000).

Selain pelantikan Biden, Sri Mulyani mengatakan, perekonomian China yang menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan kinerja pertumbuhan positif hingga akhir tahun juga memberi optimisme terhadap perekonomian global.

Berdasarkan data terakhir, ekonomi China pada kuartal IV 2020 tumbuh 6,1 persen (yoy).

Baca juga: Joe Biden Resmi Jadi Presiden Amerika Serikat, Wall Street Cetak Rekor

Angka tersebut lebih tinggi dari kuartal III yang sebesar 4,9 persen. Dengan demikian, secara tahunan ekonomi China pada tahun 2020 tumbuh 3,2 persen.

"China menunjukkan pemulihan ekonomi meski masih tumbuh di bawah 3 persen, kita berharap global economy juga lebih pasti, tetapi tetap saja menghadapi ketidakpastian Covid-19 dan climate change perlu merumuskan kebijakan-kebijakan ekonomi kita tetap waspada dan memberi prioritas agar Covid-19 bisa ditangani dan dikendalikan," ujar Sri Mulyani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X