Diskon Tarif hingga Tambah Daya, Ini Upaya PLN Genjot Pengguna Kendaraan Listrik

Kompas.com - 02/02/2021, 12:43 WIB
Kendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLU Kompas.comKendaraan listrik Hyundai Ioniq tengah melakukan pengisian daya di SPKLU

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) turut mengambil andil dalam upaya percepatan pembentukan ekosistem kendaraan listrik nasional, dengan cara memberikan insentif kepada para pengguna kendaraan ramah lingkungan itu.

Direktur Mega Project PLN M Ikhsan Asaad mengatakan, pihaknya telah menyiapkan stimulus untuk pengguna kendaraan listrik, yang melakukan isi ulang daya atau charging di rumah.

"Kami memang mendorong supaya lebih banyak lagi men-charge (kendaraan listrik) di rumah," kata Ikhsan dalam gelaran rapat dengar pendapat Komisi VII DPR RI, dikutip Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Kapan Perusahaan Mulai Produksi Kendaraan Listrik di Indonesia?

Salah satu stimulus yang diberikan, yakni diskon tarif tenaga listrik sebesar 30 persen, pada pukul 22.00 – 05.00, bagi pelanggan dengan perangkat home charging yang terkoneksi dengan PLN.

Kemudian, PLN juga telah bekerja sama dengan berbagai dealer kendaraan listrik, untuk memberikan bantuan penambahan daya listrik di rumah pelanggan.

Ikhsan menjelaskan, bagi pemilik instalasi listrik privat dan badan usaha stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020, akan ada penetapan parameter atau insentif khusus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertama, penetapan tarif curah bagi pemilik instalasi listrik privat untuk angkutan umum, badan usaha SPKLU, dan badan usaha SPBKLU.

Kedua, penetapan faktor pengali sebesar 1,5 bagi pemilik kendaraan bermotor listrik yang mengisi daya di SPKLU PLN.

Baca juga: Kritisi Pajak Pulsa hingga Token Listrik, Ini Kata Pengamat

Lalu, pembebasan rekening minimum selama 2 tahun pertama sejak pendaftaran ID pelanggan SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL penjualan, dan pemilik instalasi listrik privat.

Keempat, keringanan biaya penyambungan tambah daya atau pasang baru bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.

Terakhir, keringanan jaminan langganan tenaga listrik bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.

"Sesuai arahan presiden, menteri ESDM dan menteri BUMN, PLN terus berpartisipasi aktif dalam mendukung ekosistem dan percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai," ucap Ikhsan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.