Tak Ada Gagal Bayar ke RS, Cashflow BPJS Kesehatan Surplus Rp 18,7 Triliun pada 2020

Kompas.com - 08/02/2021, 15:26 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam salah satu kesempatan. DOK. Humas BPJS KesehatanDirektur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam salah satu kesempatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengatakan, kondisi arus kas atau cashflow lembaganya mengalami surplus Rp 18,7 triliun di 2020.

Artinya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan berangsur sehat di 2020 kemarin.

“Kondisi keuangan DJS Kesehatan yang berangsur sehat ini ditunjukkan dengan kemampuan BPJS Kesehatan dalam membayar seluruh tagihan pelayanan kesehatan secara tepat waktu kepada seluruh fasilitas kesehatan, termasuk juga penyelesaian pembayaran atas tagihan tahun 2019,” ujar Fachmi dalam konferensi pers virtual, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Calon Petahana Dewas BPJS Kesehatan Sebut Kolaborasi dengan Badan Amal dan Zakat Bisa Jadi Solusi Atasi Defisit

Berdasarkan data unaudited, setelah dilakukan pembayaran kepada seluruh fasilitas kesehatan,  posisi per 31 Desember 2020, DJS Kesehatan memiliki saldo kas dan setara kas sebesar Rp 18,7 triliun.

Program JKN-KIS ini diharapkan pada tahun 2021 mulai dapat membentuk dana cadangan teknis untuk memenuhi persyaratan tingkat kesehatan keuangan sesuai regulasi.

“Kondisi cashflow BPJS Kesehatan yang berangsur sehat ini menjadi hal yang positif untuk keberlangsungan Program JKN-KIS ke depan. Tongkat estafet ini diharapkan dapat meringankan laju Direksi BPJS Kesehatan di masa mendatang,” kata Fachmi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut Fachmi, dari sisi penerimaan iuran juga terus meningkat. Pada 2016 lalu, BPJS Kesehatan mencatat penerimaan iuran sebanyak Rp 67 triliun.

Pada 2020, meningkat menjadi dua kali lipat lebih, atau sebesar Rp 133,94 triliun.

Baca juga: Komisi IX Minta Dewas BPJS Kesehatan Terpilih Tak Kecolongan dan Mampu Benahi Internal

“Tentu upaya-upaya yang dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya memperbanyak kanal pembayaran untuk pembayaran iuran. Di 2016 422 ribu kanal, saat ini 694 ribu lebih kanal tempat membayar iuran. Total penerimaan selama 5 tahun ini Rp 463,63 triliun di luar suntikan dana tambahan,” ungkap Fachmi.

Tak hanya itu, jumlah pemanfaatan juga meningkat, awalnya di 2016 ada 170 juta pemanfaatan, sekarang di 2020 ada 215,82 juta pemanfaatan per tahun.

“Artinya hampir 600.000-700.000 pemanfaatan per hari. Ini juga membuka akses yang besar pada masyarakat dalam penyembuhan penyakit yang kemudian diharapkan masyarakat sehat, bisa hidup produktif secara sosial dan ekonomi,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertamina Targetkan Blok Rokan Bisa Produksi 180.000 Barel per Hari di 2022

Pertamina Targetkan Blok Rokan Bisa Produksi 180.000 Barel per Hari di 2022

Whats New
Generasi Milenial Makin Tertarik Investasi Saham dan Reksa Dana

Generasi Milenial Makin Tertarik Investasi Saham dan Reksa Dana

Earn Smart
Ini Daftar Tiket Pesawat yang Didiskon Hingga 80 Persen di GATF 2021

Ini Daftar Tiket Pesawat yang Didiskon Hingga 80 Persen di GATF 2021

Whats New
Cara Isi Saldo ShopeePay Lewat DANA, Alfamart, dan Indomaret

Cara Isi Saldo ShopeePay Lewat DANA, Alfamart, dan Indomaret

Spend Smart
PPKM Level 3 Serentak Batal, Okupansi Hotel Diprediksi Meningkat

PPKM Level 3 Serentak Batal, Okupansi Hotel Diprediksi Meningkat

Whats New
Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket Pesawat Hingga 80 Persen di GATF 2021

Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket Pesawat Hingga 80 Persen di GATF 2021

Spend Smart
Juda Agung dan Aida S. Budiman Resmi Jadi Calon Deputi Gubernur BI

Juda Agung dan Aida S. Budiman Resmi Jadi Calon Deputi Gubernur BI

Whats New
Besok, Presiden Jokowi akan Resmikan Bandara Tebelian di Kalbar

Besok, Presiden Jokowi akan Resmikan Bandara Tebelian di Kalbar

Rilis
Indonesia Kembali Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan IMO 2022-2023

Indonesia Kembali Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan IMO 2022-2023

Whats New
Menko Airlangga: Kebijakan Pemulihan Ekonomi Sudah Berada di Jalur yang Benar

Menko Airlangga: Kebijakan Pemulihan Ekonomi Sudah Berada di Jalur yang Benar

Rilis
Erick Thohir Ganti Dirut PT Sang Hyang Seri

Erick Thohir Ganti Dirut PT Sang Hyang Seri

Rilis
Soal Penempatan PMI, Menaker Nilai MoU dengan Malaysia Harus Segera Rampung

Soal Penempatan PMI, Menaker Nilai MoU dengan Malaysia Harus Segera Rampung

Whats New
Dibayangi Ketidakpastian, Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Tembus 5 Persen di 2022

Dibayangi Ketidakpastian, Pertumbuhan Ekonomi RI Diprediksi Tembus 5 Persen di 2022

Whats New
INACA: Terjadi Fenomena Menarik di Industri Penerbangan Nasional Saat Pandemi

INACA: Terjadi Fenomena Menarik di Industri Penerbangan Nasional Saat Pandemi

Whats New
Menkop UKM Pastikan Debitur KUR Korban Erupsi Semeru Dapat Perlakuan Khusus

Menkop UKM Pastikan Debitur KUR Korban Erupsi Semeru Dapat Perlakuan Khusus

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.