Calon Petahana Dewas BPJS Kesehatan Sebut Kolaborasi dengan Badan Amal dan Zakat Bisa Jadi Solusi Atasi Defisit

Kompas.com - 26/01/2021, 17:58 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan Audia Natasha PutriIlustrasi BPJS Kesehatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon petahana Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan Misbahul Munir mengatakan, butuh kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membenahi defisit keuangan di tubuh BPJS Kesehatan.

Dia menyebutkan, badan amal dan zakat bisa menjadi sumber dana untuk menopang BPJS Kesehatan.

Hal ini dia sampaikan kepada jajaran Komisi IX DPR RI ketika mengikuti fit dan proper test calon Dewas BPJS Kesehatan.

Baca juga: Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dan Jamsostek Diminta Buat Terobosan

"Makanya dalam pandangan saya, bagaimana kita berkolaborasi. Tidak hanya kepada institusi kesehatan, tetapi juga mungkin kepada pihak-pihak yang memiliki sumber keuangan atau mungkin dari dana amal, zakat, dan lain-lain bisa menjadi sumber keuangan untuk membangun filantropi," kata Misbahul yang ditayangkan secara virtual, Selasa (26/1/2021).

Selain itu, Misbahul mengusulkan kepada Komisi IX agar mendukung BPJS Kesehatan dalam hal regulasi.

Hal ini akan memudahkan BPJS Kesehatan untuk mencari sumber dana dari pembiayaan yang lain dengan tujuan mengatasi defisit keuangan yang selama ini masih bergantung terhadap APBN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di sisi lain, karena BPJS memiliki data yang cukup besar, bagaimana BPJS juga diberikan kewenangan untuk bisa mencari sumber-sumber pembiayaan yang lain. Tapi menurut saya justru implementasi untuk bisa mendukung dibutuhkan regulasi. Dan ini menurut saya, Komisi IX memiliki peran penting dalam regulasi," Misbahul.

Baca juga: Misbahul Munir Jalani Uji Kelayakan Dewas BPJS Kesehatan, Ini yang Disoroti DPR

Pemanfaatan data BPJS Kesehatan, menurut dia, bisa menjadi sumber dana.

"Kemudian, bagaimana memanfaatkan data-data, teknologi dan informasi yang dimiliki untuk bisa menjadi sumber keuangan baru bagi BPJS," sambung dia.

Sebagai contoh, regulasi untuk telemedicine perlu diperkuat untuk bisa menghasilkan sumber pendanaan BPJS Kesehatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.