Akibat Pandemi, Jumlah Penduduk Miskin RI Naik Jadi 27,55 Juta Orang

Kompas.com - 15/02/2021, 12:25 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah penduduk miskin Indonesia pada September 2020 mencapai 27,55 juta orang.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, jumlah tersebut meningkat 2,76 juta dibandingkan posisi September 2019 yang mencapai 24,97 juta orang.

"September 2020 jumlah penduduk miskin Indonesia adalah 27,55 juta orang, atau setara dengan 10,19 persen (dari jumlah penduduk)," ujar Suhariyanto ketika memberikan keterangan pers secara virtual, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Butuh Duit di Masa Pandemi? Jenis Utang Ini Bisa Jadi Penolongmu

Suhariyanto menjelaskan, beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan jumlah kemiskinan yakni penurunan pendapatan yang dialami oleh hampir seluruh lapisan masyarakat.

Meski demikian, masyarakat yang berada dalam lapisan bawah terdampak lebih dalam dibandingkan dengan lapisan atas.

"Misal waktu itu disampaikan untuk lapisan bawah, tujuh dari 10 responden mengaku pendapatan turun, sementara kelompok atas hanya tiga dr 10 responden, dan ini (pandemi Covid-19) menyebabkan penurunan dari seluruh lapisan masyarakat," kata Suhariyanto.

Suhariyanto pun mengatakan, laju inflasi secara umum juga sangat rendah. Hal itu terjadi lantaran pandemi memukul baik dari sisi penawaran dan permintaan.

Selama Maret hingga Desember 2020, Suhariyanto mengatakan, banyak komoditas yang mengalami penuurnan harga, seperti harga beras yang turun 0,49 persen.

Baca juga: Makin Menumpuk, Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp 5.803 Triliun

"Komoditas yang paling banyak dikonsumsi penduduk miskin, seperti harga ayam ras, telur ayam ras, mengalami penuurnan cukup dalam, meski juga ada kenaikan untuk daging sapi, minyak goreng, dan tepung terigu," ucapnya.

Di sisi lain, pandemi juga menyebabkan terjadinya lonjakan jumlah pengangguran pada tahun 2020.

Tingkat Pengangguran terbuka pada Agustus 2020 meningkat menjadi 7,07 persen dari 5,23 persen. Selain itu, sebanyak 29,12 juta penduduk usia kerja terdampak oleh pandemi. Di mana sebanyak 2,56 juta orang mengalami pengangguran, 1,77 juta penduduk sementara tidak bekerja, dan sebanyak 24,03 jt penduduk mengalami pengurangan jam kerja.

"Jadi mereka akan terpengaruh dari sisi pendapatannya. Demikian juga untuk pekerja setengah menganggur, yang waktu bekerjanya kurang dari jam kerja normal (35 jam), ada peningkatan, sehingga ada indikasi pendapatan masyarakat akan menurun," ujar Suhariyanto.

Adapun bila dilihat dari keparahan dan kedalaman kemiskinan, BPS melaporkan terjadi peningkatan indeks kedalaman kemiskinan dari 1,62 di Maret 2020 menjadi 1,75 di September 2020.

Indeks keparahan kemiskinan juga naik dari 0,38 menjadi 0,47 di periode yang sama.

Baca juga: Pengumuman, Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka April di SSCN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Erick Thohir, Ini Peran BUMN untuk Ekonomi Indonesia

Kata Erick Thohir, Ini Peran BUMN untuk Ekonomi Indonesia

Whats New
Sektor Transportasi Tumbuh 21,27 Persen Triwulan II-2022, Menhub: Pemulihan Sudah Terjadi

Sektor Transportasi Tumbuh 21,27 Persen Triwulan II-2022, Menhub: Pemulihan Sudah Terjadi

Whats New
Hati-hati, Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Bisa Picu Kebakaran

Hati-hati, Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Bisa Picu Kebakaran

Whats New
Lowongan Kerja BUMN PT Indah Karya untuk Lulusan S1-S2, Cek Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja BUMN PT Indah Karya untuk Lulusan S1-S2, Cek Posisi dan Syaratnya

Whats New
KAI Gelar Promo Merdeka, Naik Kereta Eksekutif Cuma Rp 170.000, Simak Rute dan Keretanya

KAI Gelar Promo Merdeka, Naik Kereta Eksekutif Cuma Rp 170.000, Simak Rute dan Keretanya

Whats New
IHSG Parkir di Zona Merah, 3 Saham Ini Catatkan Koreksi Paling Dalam

IHSG Parkir di Zona Merah, 3 Saham Ini Catatkan Koreksi Paling Dalam

Whats New
Luhut: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Termasuk yang Terbaik di Dunia

Luhut: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Termasuk yang Terbaik di Dunia

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Penjual Bubur Raih Emas ASEAN Para Games, Sandiaga Uno: Kita 'Branding' Bubur Ranking Ke-7 Dunia

Penjual Bubur Raih Emas ASEAN Para Games, Sandiaga Uno: Kita "Branding" Bubur Ranking Ke-7 Dunia

Whats New
Promo HUT Ke-77 RI, Harga Tiket Kereta Api dari Jakarta mulai Rp 17.000, Ini Jadwal dan Rutenya

Promo HUT Ke-77 RI, Harga Tiket Kereta Api dari Jakarta mulai Rp 17.000, Ini Jadwal dan Rutenya

Whats New
Pertanian Ditetapkan Jadi Program Jangka Panjang di Sumut dan Aceh

Pertanian Ditetapkan Jadi Program Jangka Panjang di Sumut dan Aceh

Rilis
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44 Persen, Sri Mulyani: RI Terbukti Tangguh Hadapi Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44 Persen, Sri Mulyani: RI Terbukti Tangguh Hadapi Gejolak Global

Whats New
Bitcoin Dekati Rp 350 Juta Per Keping, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin Dekati Rp 350 Juta Per Keping, Cek Harga Kripto Hari Ini

Spend Smart
1 Tahun Alih Kelola Blok Rokan, Pertamina Kembangkan 376 Sumur Baru hingga Genjot Produksi Minyak Jadi 161.000 Bph

1 Tahun Alih Kelola Blok Rokan, Pertamina Kembangkan 376 Sumur Baru hingga Genjot Produksi Minyak Jadi 161.000 Bph

Whats New
Erick Thohir: Program BUMN Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Erick Thohir: Program BUMN Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.