Kartu ATM Hilang atau Pindah Tangan? Ini yang Harus Dilakukan

Kompas.com - 22/02/2021, 09:03 WIB
Barang bukti 24 lembar kartu ATM yang disita Polsek Tampan dari tiga orang pelaku spesialis pencurian dengan modus ganjal ATM di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Selasa (15/9/2020). Dok. Polsek TampanBarang bukti 24 lembar kartu ATM yang disita Polsek Tampan dari tiga orang pelaku spesialis pencurian dengan modus ganjal ATM di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Selasa (15/9/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com - Kartu ATM debit dan kartu kredit yang kita miliki bisa hilang, baik dikarenakan insiden yang disengaja maupun tidak.

Kartu ATM hilang atau pindah tangan ini dapat disebabkan kelalaian nasabah maupun disebabkan suatu tidak kejahatan yang dilakukan kepada nasabah, misalnya penjambretan, pencurian, dan penipuan.

Karena itu, penting mengetahui hal-hal apa saja yang harus segera kamu lakukan jika kartu ATM hilang atau pindah tangan.

Pasalnya, berbagai kemungkinan bisa terjadi terhadap kartu ATM yang hilang, termasuk penyalahgunaan oleh pelaku tindak kejahatan.

Baca juga: Salah Transfer, Citibank Tak Bisa Tarik Kembali Dananya Rp 7 Triliun

Dikutip dari buku berjudul “Bijak Ber-Electronic Banking” yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada sejumlah modus yang biasa dilakukan pelaku kejahatan dengan kartu ATM milik orang lain.

“Penggunaan kartu debit dan/atau kartu kredit untuk berbelanja pada merchant memungkinkan dilakukan tanpa PIN, cukup dengan menandatangani struk transaksi,” demikian bunyi salah satu keterangan dalam buku tersebut, dikutip pada Senin (22/2/2021).

Kartu yang memungkinkan bertransaksi menggunakan tanda tangan adalah kartu debit dan kartu kredit yang tergabung dalam jaringan Visa dan Mastercard.

Baca juga: Segera Ganti Kartu ATM, Mandiri Debit Magnetic Stripe Mau Diblokir

Karena itu, meskipun nasabah tidak pernah mengungkapkan PIN kepada siapapun, tidak pernah menuliskan PIN pada kartu, ataupun merasa hanya nasabah tersebut saja yang mengetahui PIN kartu tersebut, risiko terhadap penggunaan kartu debit dan/atau kartu kredit tersebut oleh pihak yang tidak berwenang masih tetap ada.

Dalam kejadian nasabah kehilangan kartu, pelaku akan mencoba menggunakan kartu nasabah yang hilang dengan beberapa modus.

Pelaku yang berhasil mendapatkan kartu ATM kamu bisa saja langsung memanfaatkannya untuk tindak kejahatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X