Kompas.com - 01/03/2021, 09:22 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (1/3/2021). Berbeda dengan rupiah yang melemah di pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 6.266,38 atau naik 24,58 poin (0,39 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.241,79.

Sebanyak 198 saham melaju di zona hijau dan 128 saham di zona merah. Sedangkan 171 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,17 triliun dengan volume 1,7 miliar saham.

Baca juga: DP KPR Rumah Nol Rupiah Berlaku Hari Ini, Simak Ketentuannya

Bursa Asia pagi ini hijau, dengan kenaikan indeks Hang Seng Hong Kong 1,4 persen, indeks Shanghai Komposit 0,92 persen, Nikkei 2,36 persen, dan indeks Strait Times Singapura 0,47 persen

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pagi ini bergerak di zona merah.

Melansir data Bloomberg, rupiah pada pukul 09.04 WIB berada pada level Rp 14.260 per dollar AS atau melemah 0,18 persen (25 poin) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp 14.235 per dollar AS.

Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah hari ini akan dibayangi oleh treasury AS yang menjadi titik fokus pasar secara global.

Ini terjadi setelah para investor secara agresif mengubah harga dalam pengetatan moneter sebelumnya daripada yang diisyaratkan oleh Federal Reserve dan rekan-rekannya.

“Imbal hasil obligasi telah naik tahun ini karena prospek stimulus fiskal besar-besaran di tengah kebijakan moneter yang sangat lunak, yang dipimpin oleh Amerika Serikat,” kata Ibrahim.

Ibrahim mengatakan, dalam beberapa hari terakhir kenaikan imbal hasil obligasi yang disesuaikan dengan inflasi telah dipercepat. Dengan demikian bank sentral dirasa perlu mengurangi kebijakan ultra-longgar, setelah retorika dovish mereka.

Ibrahim memproyeksikan rupiah hari ini bisa melemah di rentang Rp 14.230 per dollar AS sampai dengan Rp 14.290 per dollar AS.

Baca juga: Bagaimana Proyeksi IHSG di Awal Pekan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X