Kompas.com - 02/03/2021, 13:04 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan menyerahkan laporan keuangan perusahaan-perusahaan pelat merah ke Presiden Joko Widodo.

Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan transparansi perusahaan-perusahaan milik negara.

“Insya Allah bulan ini, pertama kali secara tuntas, laporan keuangan BUMN bisa secara transparan dilihat oleh Menkeu dan Pak Presiden,” ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Hindari Lobi-lobi Tak Jelas, Erick Thohir Mau Buat Aturan Khusus soal PMN di BUMN

Dengan adanya laporan itu, lanjut Erick, Kepala Negara dan Bendahara Negara bisa mengetahui secara terperinci mengenai kondisi keuangan BUMN. Dengan begitu, Penyertaan Modal Negara (PMN) bisa diberikan dengan tepat sasaran

“Jadi Pak Presiden akan melihat langsung berapa beban utang BUMN atau keperluan dari pendanaan yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan apa itu yang namanya penugasan atau aksi korporasi,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan, dirinya akan mengeluarkan aturan khusus terkait Penanaman Modal Negara (PMN) di perusahaan-perusahaan pelat merah.

Hal ini dilakukan dalam rangka transparansi pada perusahaan-perusahaan milik negara.

“Permen (peraturan menteri) yang akan kita keluarkan dalam waktu dekat ini yaitu Permen PMN, kita enggak mau lagi ada PMN-PMN yang tak transparan prosesnya,” ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X