Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Kompas.com - 04/03/2021, 06:40 WIB
Ade Miranti Karunia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Head of Communications Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, ada kebijakan baru yang harus dilakukan peserta sebelum membeli produk pelatihan.

Kebijakan baru itu yakni menonton tiga tayangan visual yang berdurasi hingga 3 menit, setelah peserta program Kartu Prakerja telah menerima dana insentif.

"Ada hal baru yang kami terapkan bagi penerima Kartu Prakerja tahun 2021. Setelah mereka dinyatakan lolos seleksi, dana bantuan pelatihan sebesar satu juta rupiah akan muncul di dashboard mereka," ujarnya kepada awak media melalui pesan tertulis, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

"Tetapi sebelum bisa membelanjakan uang itu untuk membeli pelatihan, mereka wajib menonton tiga video induksi yang masing-masing berdurasi sekitar dua sampai tiga menit," lanjut Louisa.

Lebih lanjut kata dia, video yang ditayangkan tersebut pada laman prakerja.go.id, memuat konten penjelasan tentang program Kartu Prakerja hingga tata cara untuk membeli produk pelatihan.

"Video induksi ini akan membantu mereka memahami cara kerja program Kartu Prakerja, cara membeli pelatihan dan menautkan rekening," jelas dia.

Baca juga: Lolos Gelombang 12, Ini Langkah untuk Memulai Pelatihan Kartu Prakerja

Perlu diketahui, pemerintah mulai hari ini membuka program Kartu Prakerja gelombang 13. Sementara itu, untuk hasil seleksi gelombang 12 telah diumumkan pada Rabu (3/3/2021) kemarin, dengan jumlah penerima mencapai 600.000.

Jumlah tersebut sesuai dengan kuota yang telah ditentukan oleh pemerintah. Saat ini, PMO sedang menyalurkan dana ke akun virtual atas nama penerima Kartu Prakerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com