IHSG dan Rupiah Ditutup Positif, Net Sell Asing Rp 456,56 Miliar

Kompas.com - 12/03/2021, 15:49 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/3/2021). Demikian juga dengan rupiah yang berbalik menguat di pasar spot.

Melansir RTI, IHSG ditutup naik 1,49 persen (93,53 poin) di level 6.358,2. Total transaksi hingga sore ini mencapai Rp 13,8 triliun dengan volume 24,5 miliar saham. Net sell asing tercatat sebesar Rp 456,56 miliar di seluruh pasar.

Sektor mining menyumbang kenaikan IHSG sore ini sebesar 3,6 persen, properti 3,3 persen, agri 3,2 persen dan basic industri 3,1 persen.

Adapun saham yang paling banyak dibeli asing adalah, saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 186,7 miliar, saham Adaro Energy (ADRO) sebesar Rp 59,6 miliar, dan saham Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 49,4 miliar.

Sementara saham yang paling banyak dijual asing, antara lain saham Bank BRI (BBRI) sebesar Rp 257,4 miliar, saham Vale Indonesia (INCO) sebesar Rp 123 miliar, dan saham Astra International (ASII) sebesar Rp 89,1 miliar.

Baca juga: Ini Daftar Terlarang Penerima Kartu Prakerja

Top gainers sore ini antara lain, saham PT Timah (TINS) yang meroket 14,6 persen di level RP 2.040 per saham. Kemudian, saham PP London Sumatera (LSIP) yang melesat 9,4 persen di level Rp 1.500 per saham, dan saham Bank Net Indonesia Syariah (BANK) dengan kenaikan 9,3 persen di level Rp 2.450 per saham.

Sedangkan top losers sore ini adalah saham Gajah Tunggal (GJTL) yang melemah 1,16 persen di level Rp 850 per saham. Kemudian, saham Charoen Pokhpand (CPIN) yang turun 1,09 persen di level Rp 6.775 per saham, dan saham Bank BRI (BBRI) yang terkoreksi 1,08 persen di level Rp 4.580 per saham.

Sementara itu, Bursa Asia sore ini mixed dengan kenaikan indeks Nikkei 1,73 persen, dan indeks Shanghai Komposit 0,47 persen. Sementara itu, indeks Strait Times Singapura melemah 0,29 persen, dan Hang Seng Hong Kong 2,2 persen.

Adapun Bursa Eropa sore ini juga mixed dengan kenaikan indeks FTSE 0,06 persen, sementar Xetra Dax turun 0,39 persen.

Penguatan IHSG hari ini juga diimbangi oleh kurs rupiah. Melansir Bloomberg, rupiah ditutup menguat 20 poin (0,14 persen) di level Rp 14.385 per dollar AS, dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.404 per dollar AS.

Baca juga: Simak Syarat-syarat Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 14

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Whats New
Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Whats New
Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Whats New
Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Whats New
Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Whats New
Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Whats New
Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Whats New
Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Whats New
Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

Rilis
Visi Bisnis Gojek dan Tokopedia, Visi Anda Apa?

Visi Bisnis Gojek dan Tokopedia, Visi Anda Apa?

Whats New
Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Whats New
Proses Perizinan dan Pengadaan Lahan Habiskan 50 Persen Total Waktu Pengembangan Hulu Migas

Proses Perizinan dan Pengadaan Lahan Habiskan 50 Persen Total Waktu Pengembangan Hulu Migas

Whats New
Lokasi Tukar Uang untuk Lebaran Wilayah Jabodebek di BTN dan Mandiri

Lokasi Tukar Uang untuk Lebaran Wilayah Jabodebek di BTN dan Mandiri

Whats New
Para Komisaris BUMN Waskita: Eks Kapolri, Jaksa, hingga Relawan Jokowi

Para Komisaris BUMN Waskita: Eks Kapolri, Jaksa, hingga Relawan Jokowi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X