IHSG Ditutup Negatif, Ini Saham-saham yang Banyak Dilepas Asing

Kompas.com - 25/03/2021, 15:37 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/3/2021).

Melansir RTI, IHSG ditutup turun 0,54 persen (33,26 poin) di level 6.122,87. Total transaksi hingga sore ini mencapai Rp 10,3 triliun dengan volume 17,35 miliar saham. Net buy asing tercatat sebesar Rp 318,9 miliar di seluruh pasar.

Sektor properti dan finance menyumbang pelemahan IHSG sore ini dengan penurunan masing-masing 1,3 persen. Sektor agri juga turun 1,2 persen, demikian juga sektor mining dan consumer yang masing- masing turun 0,1 persen.

Adapun, saham yang paling banyak dijual asing, antara lain saham Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 211,6 miliar. Saham BBCA ditutup melemah 1,09 persen di level Rp 31.850 per saham. Asing juga lepas saham Bank BRI (BBRI) sebesar Rp 55,9 miliar. Saham BBRI turun 1,07 persen di level Rp 4.620 per saham.

Selanjutnya, saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) juga dijual asing sebesar Rp 54,4 miliar. ICBP turun 3,24 persen di level Rp 8.950 per saham.

Baca juga: Akan Ada Promo, Harga Tiket KA Bandara Soekarno-Hatta Jadi Rp 30.000

Sementara saham yang paling banyak dibeli asing adalah, saham Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 87,1 miliar. TLKM sore ini menguat 1,19 persen di level Rp 3.410 per saham. Kemudian, saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) yang dibeli asing sebesar Rp 32 miliar. INKP naik 1,5 persen di level Rp 11.675 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, asing juga borong saham Vale Indonesia (INCO) sebesar Rp 26,7 miliar. Harga saham INCO bertambah 1,4 persen di level Rp 4.360 per saham.

Top losers sore ini adalah saham Bank Amar (AMAR) yang terjun 6,78 persen di level Rp 330 per saham. Kemudian, saham Bank Syariah Indonesia (BRIS) yang ambles 4,23 persen di level Rp 2,490 per saham. Selanjutnya saham Perusahaan Gas Negara (PGAS) yang melemah 2,57 persen di level Rp 1.325 per saham.

Sedangkan Top Gainer sore ini antara lain, Berkah Beton Sedaya (BEBS) yang meroket 25 persen di level Rp 600 per saham. Selanjutnya, saham Indossat (ISAT) yang bertambah 8,5 persen di level Rp 6.675 per saham. Kemudian saham Erajaya Swasembada (ERAA) yang naik 8,08 persen di level Rp 2.810 per saham.

Bursa Asia sore ini mixed dengan penurunan Hang Seng Hong Kong 0,07 persen, dan indeks Shanghai Komposit 0,1 persen. Sementara itu, Nikkei menguat 1,14 persen, dan indeks Strait Times Singapura naik 0,31 persen.

Adapun Bursa Eropa sore ini negatif dengan penurunan indeks FTSE 0,07 persen, dan Xetra Dax 0,14 persen.

Baca juga: Simak Tips Investasi Saham untuk Investor Pemula

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.