OJK: Bisnis Perhotelan Mulai Bergeliat, Restrukturisasi Kredit Berjalan Normal

Kompas.com - 26/03/2021, 07:03 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) fokus untuk memberi perhatian kepada pemulihan kegiatan sektor pariwisata, terutama perhotelan.

Ketua Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebut bahwa saat ini sektor perhotelan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan seiring dengan pulihnya perjalanan dinas pemerintah.

Jika sektor perhotelan pulih, hal itu turut mendorong permintaan kredit untuk modal kerja serta normalnya kegiatan restrukturisasi kredit.

Baca juga: Apa Itu Restrukturisasi dan Restrukturisasi Kredit?

"Perjalanan dinas pemerintah inilah yang menjadi pendorong utama sektor perhotelan dan pariwisata kembali pulih dari dampak pandemi Covid-19. Saat ini kita lihat perjalanan dinas perlahan-lahan mulai dilakukan," ujarnya saat berdiskusi dengan media, Kamis (25/3/2021).

Wimboh menyebut bahwa setelah sektor ini berhasil pulih, kegiatan restrukturisasi kredit di kalangan pelaku perhotelan akan kembali normal karena pelaku usaha perhotelan mulai bisa membayar kewajiban mereka kepada bank.

Seiring dengan itu, permintaan kredit modal kerja di sektor perhotelan akan mulai tumbuh.

"Terkait dengan itu, grace periode pembayaran kredit untuk pelaku perhotelan juga akan disesuaikan dengan kondisi yang ada, dan hal itu tergantung pada masing-masing perbankan selaku pemberi kredit," jelas Wimboh.

Baca juga: Apindo Klaim Industri Perhotelan Rugi hingga Rp 40 Triliun di Kuartal II-2020

Pemulihan sektor perhotelan menjadi fokus perhatian OJK setelah sektor-sektor yang lain mulai tumbuh.

Beberapa sektor yang sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan adalah kendaraan dan properti. Hal lain yang juga menjadi indikator pemulihan adalah kembalinya konsumsi BBM dan listrik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Whats New
KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X