8 Tahun Jualan Kurma Impor, Pria Ini Catatkan Omzet Miliaran Rupiah Per Tahun

Kompas.com - 06/04/2021, 14:04 WIB
Doc. Suryadi Kiki SafitriDoc. Suryadi

“Sukanya, alhamdulillah selalu untung belum pernah rugi. Kurma dan produk impor juga bisa dikonsumsi sediri, sehingga bisa makan makanan sehat setiap hari. Dukanya ya kalau barang yang dikirim dari Arab enggak sesuai kualitasnya,” ujar Suryadi.

Adapun negara pengimpor produk kurma berasal dari Timur Tengah, meliputi Arab Saudi, Libya, UEA, Mesir, Tunisia, Yordania, hingga negara Asia Selatan, seperti India dan Pakistan.

Total impor dalam satu tahun lebih kurang 25 hingga 100 ton.

Meskipun kondisi pandemi Covid-19 di tahun 2020 memukul banyak usaha, tetapi usaha impor kurma masih mencatatkan omzet yang bertumbuh dibanding tahun 2019.

Baca juga: Menilik Peluang Bisnis Kue di Bulan Ramadhan dan Lebaran

Tahun 2020, omzet yang diperoley Suryadi mencapai Rp 5 miliar, naik dibanding tahun sebelumnya Rp 3 miliar.

“Di tahun 2019 kita impor kurang lebih 50 ton kurma (2 kontiner 40 feet), di tahun 2020 kita impor 100 ton (4 kontiner 40 feet),dan di tahun 2021 yang masih berjalan ini kita belum ada akumulasi (8 kontiner 40 feet). Tahun ini kita targetkan omzet naik 50 persen,” jelas Suryadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan omzet yang terus meningkat, Suryadi bersama rekannya tahun lalu mengembangkan usaha menajdi sebuah korporasi bernama PT Samai Berkah Bersama, di mana Suryadi menjabat sebagai Presiden Direktur.

Dengan menjadikan usahanya sebagai korporasi, Suryadi berharap bisa meningkatakan dan mengembangkan kapasitas impor dan distribusi, khususnya produk kurma.

Pengalamannya menjadi importir di Timur Tengah dengan relasi para mitra bisnis yang bergerak di dunia perdagangan dan pemasok komoditas makanan Timur Tengah di Indonesia, menjadikan Suryadi mantap untuk menekuni bisnsi impor kurma hingga saat ini.

Baca juga: Teten Masduki: Koperasi Bisa Jadi Model Bisnis Berbasis UMKM

“Usaha sudah 7 hingga 8 tahunan, tapi berupa korporasi sejak tahun 2020, sekitar 7 bulan. Pendirian PT ini dilakukan untuk meningkatkan nilai dalam industri,” ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.