Ekspor Maret 2021 Tembus 18,35 Miliar Dollar AS, Pertanian Jadi Penopangnya

Kompas.com - 15/04/2021, 13:14 WIB
ilustrasi Thinkstockilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Maret 2021 mencapai 18,35 miliar dollar AS.

Capaian ekspor tersebut tumbuh 20,31 persen secara bulanan (month to month/mtm) maupun 30,47 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, nilai ekspor lebih tinggi dibanding bulan Maret tahun 2020 maupun bulan Maret tahun 2019, dengan masing-masing capaian 14,07 miliar dollar AS dan 14,45 miliar dollar AS.

Baca juga: Untuk Ketiga Kalinya Berturut-turut, Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus

"Ekspor pada bulan Maret (2021) sangat bagus dan kami berharap pertumbuhan (ekspor) yang tinggi tetap terjadi di bulan-bulan berikutnya," kata Suhariyanto dalam konferensi pers, Kamis (15/4/2021).

Suhariyanto mencatat, pertumbuhan ekspor pada bulan Maret 2021 terjadi di semua sektor baik migas maupun non migas. Ekspor non migas tumbuh 5,28 persen (mtm) sementara non migas tumbuh 21,21 persen. Industri pertanian mencatat capaian terbesar dengan pertumbuhan 27,06 persen.

Pertumbuhan ekspor pada industri pertanian terjadi pada komoditas sarang burung, tanaman obat, aromatik dan rempah, cengkeh tembakau, serta lada putih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara tahunan, industri ini tumbuh mencapai 25,04 persen (yoy), dengan komoditas seperti tanaman obat, aromatik, dan rempah-rempah, sarang burung, serta hasil hutan bukan kayu lainnya.

Baca juga: Ini Kendala Ekspor Produk UMKM

Sementara itu, industri pengolahan naik 22,27 persen (mtm) dengan komoditas minyak kelapa sawit, kimia dasar organik, hingga besi dan baja. Demikian pula untuk ekspor pertambangan yang tumbuh 13,68 persen (mtm).

"Sebanyak 95,06 persen ekspor Indonesia berasal dari sektor non migas, di mana sumbangan dari sektor industri mencapai 80,84 persen (dari total keseluruhan ekspor)," sebut Suhariyanto.

Berdasarkan golongan HS 2 digit, beberapa komoditas yang mengalami pertumbuhan ekspor, antara lain bahan bakar mineral (HS 27), mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85), besi dan baja (HS 72), bijih, terak, dan abu logam (HS 26), serta lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.