Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Ini Sejarah Masuknya KFC ke Indonesia

Kompas.com - 19/04/2021, 07:33 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - 43 Tahun sudah restoran cepat saji KFC meramaikan industri makanan dan minuman di Indonesia. Awal mulanya, Dick Galael melalui PT Fast Food (FAST) Indonesia pada tahun 1978 membeli izin pemegang merek tunggal KFC di Tanah Air.

Selang setahun setelah pembelian merk, restoran pertama KFC dibuka di Jalan Melawai, Jakarta Selatan. Rupanya, menu-menu yang dijual perusahaan asal negeri Paman Sam itu mendapat sambutan hangat dari warga Indonesia.

Setelah melihat antusiasme masyarakat yang cukup besar, keluarga Galael membuka gerai-gerai lain di Jakarta dan ekspansi hingga ke sejumlah kota besar lainnya di Indonesia antara lain Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Manado.

Baca juga: Siapa Sebenarnya Pemilik KFC?

Selanjutnya, pada 1990 Salim Grup melalui PT Indoritel Makmur Internasional Tbk atau DNET lewat PT Megah Eraraharja
membeli sebagian saham KFC Indonesia.

Anthoni Salim (Grup Salim) membeli kepemilikan saham FAST sebesar 24,16 persen. Akhirnya, pada 1993 perusahaan tersebut memutuskan melantai di bursa.

FAST pun terus melakukan penambahan gerai di berbagai kota di Indonesia. Perusahaan ini berkontribusi besar menjadikan menu ayam goreng, terutama ayam tepung bumbu fried chicken, sebagai gaya hidup populer masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Berdasarkan laporan tahunan perusahaan pada 2019 lalu, jumlah gerai perusahaan sudah mencapai 748 yang tersebar di berbagai kota di 34 provinsi dan lebih dari 169 kota.

Rinciannya, sebanyak 450 gerai di Jawa, 138 di Pulau Sumatera, 49 di Kalimantan, 56 di Sulawesi, 37 di Bali dan Nusa Tenggara, serta 18 di Papua dan Maluku. Sementara jumlah karyawannya mencapai 16.968 orang. Masih menurut laporan tahunan 2019, pendapatan perusahaan mencapai Rp 6,71 triliun.

Saat ini, baik Grup Salim maupun Keluarga Gelael, menempatkan orang-orangnya di struktur direksi dan komisaris FAST.

Ricardo Gelael merupakan Direktur Utama FAST saat ini, sementara direktur lainnya yakni Fabian Gelael. Keluarga Gelael juga menempatkan Nini Rosalia Gelael dan Elisabeth Gelael di posisi komisaris perusahaan.

Baca juga: Dihantam Corona, KFC Indonesia Terpaksa Tutup 33 Gerai

Sementara Anthoni Salim diketahui menjabat sebagai Komisaris Utama FAST.

Sejarah KFC

KFC pada mulanya berupa restoran sederhana di Corbin, Kentucky. Pelangganannya adalah para pelancong dan supir truk yang singgah ke tempatnya sembari mengisi BBM.

Pemegang merk KFC di seluruh dunia adalah Yum! Brands Inc. atau Yum!. Yum! adalah perusahaan AS yang mengendalikan KFC di seluruh dunia. YUM! Brands yang juga memiliki Taco Bell dan Pizza Hut. Perusahaan ini berkantor pusat di Louisville, Negara Bagian Kentucky, AS.

Dalam waktu relatif singkat setelah populer di Amerika Serikat pada tahun 1930-an, kemudian mulai menggurita di seluruh AS pada dekade 1950-an, jaringan restorannya menyebar di 135 negara dengan jumlah outlet mencapai 22.600 yang 90 persennya merupakan waralaba.

Adapun total pendapatan KFC pada tahun 2018 mencapai 26,24 miliar dollar AS. Pendapatan itu naik dibandingkan tahun 2017 yang tercatat sebesar 24,51 miliar dollar AS. Penjualan KFC secara global tumbuh sebesar 6 persen pada tahun 2018. Restoran ayam goreng ini memiliki brand value mencapai 8,5 miliar dollar AS.

Baca juga: Kisah Jatuh Bangun Kolonel Sanders, Sang Penemu Bumbu Rahasia KFC

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Menuju Indonesia Emas 2045, Pelaku Usaha Butuh Solusi Manajemen SDM yang Terdigitalisasi

Menuju Indonesia Emas 2045, Pelaku Usaha Butuh Solusi Manajemen SDM yang Terdigitalisasi

Whats New
Jadi Sorotan, Ini 3 Keluhan Warganet soal Bea Cukai yang Viral Pekan Ini

Jadi Sorotan, Ini 3 Keluhan Warganet soal Bea Cukai yang Viral Pekan Ini

Whats New
Perhitungan Lengkap Versi Bea Cukai soal Tagihan Rp 31 Juta ke Pembeli Sepatu Seharga Rp 10 Juta

Perhitungan Lengkap Versi Bea Cukai soal Tagihan Rp 31 Juta ke Pembeli Sepatu Seharga Rp 10 Juta

Whats New
Berapa Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Kemenkeu?

Berapa Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Kemenkeu?

Work Smart
Dukung 'Green Building', Mitsubishi Electric Komitmen Tingkatkan TKDN Produknya

Dukung "Green Building", Mitsubishi Electric Komitmen Tingkatkan TKDN Produknya

Whats New
Kemenhub Cabut Status 17 Bandara Internasional, Ini Alasannya

Kemenhub Cabut Status 17 Bandara Internasional, Ini Alasannya

Whats New
Kinerja Pegawai Bea Cukai 'Dirujak' Netizen, Ini Respon Sri Mulyani

Kinerja Pegawai Bea Cukai "Dirujak" Netizen, Ini Respon Sri Mulyani

Whats New
Pembatasan Impor Barang Elektronik Dinilai Bisa Dorong Pemasok Buka Pabrik di RI

Pembatasan Impor Barang Elektronik Dinilai Bisa Dorong Pemasok Buka Pabrik di RI

Whats New
Sukuk Wakaf Ritel adalah Apa? Ini Pengertian dan Karakteristiknya

Sukuk Wakaf Ritel adalah Apa? Ini Pengertian dan Karakteristiknya

Work Smart
Viral Mainan 'Influencer' Tertahan di Bea Cukai, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Viral Mainan "Influencer" Tertahan di Bea Cukai, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Whats New
Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Minggu 28 April 2024

Harga Emas ANTAM: Detail Harga Terbaru Pada Minggu 28 April 2024

Spend Smart
Harga Emas Terbaru 28 April 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 28 April 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Investasi Aman, Apa Perbedaan SBSN dan SUN?

Investasi Aman, Apa Perbedaan SBSN dan SUN?

Work Smart
Harga Bahan Pokok Minggu 28 April 2024, Harga Daging Ayam Ras Naik

Harga Bahan Pokok Minggu 28 April 2024, Harga Daging Ayam Ras Naik

Whats New
SILO Layani Lebih dari 1 Juta Pasien pada Kuartal I 2024

SILO Layani Lebih dari 1 Juta Pasien pada Kuartal I 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com