Perusahaan Investasi Milik Warren Buffet Catatkan Laba Bersih Rp 169,6 Triliun

Kompas.com - 02/05/2021, 06:41 WIB
Kekayaan Warren Buffett di masa pandemi (Maret-Desember 2020) naik 28,1 persen menjadi 86,5 miliar dollar AS (Rp 1,2 kuadrilun) AFP PHOTO/PAUL MORIGIKekayaan Warren Buffett di masa pandemi (Maret-Desember 2020) naik 28,1 persen menjadi 86,5 miliar dollar AS (Rp 1,2 kuadrilun)

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan investasi Berkshire Hathaway, mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama tahun ini.

Dilansir dari CNN, Minggu (2/5/2021), perusahaan milik Warren Buffet itu membukukan laba bersih sebesar 11,7 miliar dollar AS atau setara Rp 169,6 triliun (asumsi kurs Rp 14.500 per dollar AS) pada kuartal I-2021.

Realisasi tersebut jauh lebih baik ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya, di mana perusahaan yang memiliki saham dari Dairy Queen hingga Geico itu mencatatkan kerugian sebesar 50 miliar dollar AS atau setara Rp 725 triliun.

Baca juga: Pertama Kalinya, Nilai Kekayaan Warren Buffett Lampaui Rp 1.440 Triliun

Pertumbuhan positif laba bersih itu tidak terlepas dari realisasi pendapatan operasional Berkshire Hathaway sebesar 7 miliar dollar AS atau setara Rp 101,5 triliun.

Pendapatan berhasil diraup perusahaan bermarkas di Omaha, Nebraska itu seiring dengan mulai pulihnya perusahaan-perusahaan kelolaan yang bergerak di sektor manufaktur, jasa, hingga ritel dari dampak pandemi Covid-19.

Meskipun tren pemulihan sudah terlihat, Berkshire Hathaway lebih memilih untuk membeli saham yang sempat mereka lepas, daripada melakukan langkah yang agresif, yakni melakukan akuisisi perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak Januari hingga Maret 2021, Berkshire Hathaway telah menggelontorkan 6,6 miliar dollar AS atau setara Rp 95,7 triliun untuk membeli kembali saham seri A dan saham seri B.

Baca juga: Di Tengah Keterpurukan Bisnis Migas, Warren Buffett Justru Borong Saham Chevron

Meskipun telah banyak mengeluarkan biaya investasi, total kas perusahaan masih tumbuh dari 138,3 miliar dollar AS atau Rp 2.005,3 triliun pada akhir 2020 menjadi 145,4 miliar dollar AS atau setara Rp 2.108 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.