Chairul Tanjung Tambah Kepemilikan 635 Juta Lembar Saham di Garuda Indonesia

Kompas.com - 11/05/2021, 07:07 WIB
Tangkapan layar pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020). dok. Instagram @garuda.indonesiaTangkapan layar pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan telah melakukan pengalihan saham Finegold Resources Ltd milik GIAA ke PT Trans Airways. Mengutip dari keterbukaan informasi, jumlah saham yang dialihkan ke perusahaan milik taipan Chairul Tanjung sebanyak 635 juta lebih.

Perubahan kepemilikan saham dari GIAA ke Trans Airways ini diteken langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Surat laporan perubahan kepemilikan saham GIAA tersebuts secara elektronik ditujukan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.

"Kami dengan ini memberitahukan bahwa Finegold Resources Ltd telah mengalihkan seluruh saham miliknya dalam PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan jumlah keseluruhan 635.739.990 saham kepada PT Trans Airways berdasarkan dokumen sebagaimana terlampir," ujar Direktur Utama Trans Airways Warnedy melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Simak Syarat Terbang dengan Garuda Indonesia Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Dengan demikian, saham Chairul Tanjung di GIAA bertambah sebanyak 7,31 miliar atau setara 28,26 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan. Sebelum melakukan transaksi peralihan, saham Trans Airways di GIAA sebesar 6,68 miliar atau setara 25,81 persen.

Harga pembelian atau penjualan saham GIAA sendiri sebesar Rp 499 per lembarnya. Transaksi peralihan tersebut telah berlangsung pada 6 Mei 2021.

Peralihan ini telah mengikuti pasal 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun tujuan dari peralihan maskapai pelat merah tersebut ke Trans Airways adalah sekadar investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung.

Berdasarkan pengamatan di RTI, pergerakan indeks saham GIAA di pasar modal pada Senin (10/5/2021) kemarin, berada di posisi stagnan ke level Rp 320. Adapun nilai transaksi yang diperoleh sebesar Rp 2,38 miliar dari 7,46 juta lembar saham yang diperdagangkan. Pencapaian market kapital yang diraih sebesar Rp 8,28 triliun.

Baca juga: Super Air Jet Siap Mengudara, Dirut Garuda: Kami Welcome



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.