Bukan Vaksin, Menhub Usul Tes Covid-19 Gratis buat Pemudik via Darat Saat Arus Balik

Kompas.com - 11/05/2021, 14:50 WIB
Ilustrasi pemudik ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAIlustrasi pemudik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklarifikasi pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait usul pemberian vaksin gratis bagi pelaku perjalanan darat.

Pernyataan itu sempat disampaikan usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada, Senin (10/5/2021).

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan, usul yang sampaikan dalam rapat terbatas tersebut adalah pemberian tes Covid-19 secara gratis bagi pelaku perjalanan darat. Ini sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat arus balik.

Baca juga: Menhub Tegaskan Penerbangan Charter Dihentikan Selama Larangan Mudik

"Menhub mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Menkes untuk memberikan tes Covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat," ujar Adita dalam keterangannya yang diterima Kompas.com, Selasa (11/5/2021).

Menurut catatan Kemenhub, diperkirakan akan ada 3,6 juta orang yang balik dari kampung halaman ke Ibu Kota pada Minggu (16/5/2021) atau H+2 Lebaran. Hal ini menjadi perhatian pemerintah untuk mengantisipasi potensi penularan Covid-19.

Oleh sebab itu, Kemenhub mengusulkan melakukan penelusuran (tracing) dengan menyediakan layanan tes Covid-19 gratis di berbagai tempat yang konsentrasinya besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Jakarta, serta di Pelabuhan Bakauheni untuk penumpang yang datang dari Sumatera.

"Sementara untuk perjalanan transportasi lain akan diberlakukan pengetatan syarat perjalanan seperti pada masa pra peniadaan mudik," jelas Adit.

Syarat perjalanan yang dimaksud yakni wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dari RT-PCR atau rapid test antigen atau GeNose C19 yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Selain tes Covid-19 gratis, untuk mengantisipasi potensi lonjakan pada arus balik, Kemenhub juga mengusulkan mendorong sosialisasi bagi masyarakat agar menunda kepulangan guna menghindari terjadinya penumpukan.

"Serta kami mengimbau masyarakat untuk menunda kepulangan supaya tidak bertemu di satu tempat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan penumpukan," pungkas Adita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.