Dulang Untung dari Ethereum, Bankir Goldman Sachs Resign

Kompas.com - 15/05/2021, 13:55 WIB
Goldman Sachs Headquarters shutterstockGoldman Sachs Headquarters
Penulis Mutia Fauzia
|

LONDON, KOMPAS.com - Seorang petinggi Goldman Sachs memutuskan untuk mengundurkan diri atau resign setelah ia berhasil mendulang cuan dari mata uang kripto.

Dilansir dari CNBC, Minggu (15/1/2021) Managing Director sekaligus Head of Emerging Market Sales Goldman Sacs London Aziz McMahon memutuskan untuk resign setelah ia untung jutaan poundsterling dari aset kripto etherium.

Hal itu diungkapkan oleh tiga orang karyawan dari bank investasi tersebut kepada CNBC.

Namun demikian, ketiganya enggan mengungkapkan identitas lantaran isu yang dianggap cukup sensitif ini. McMahon dikatakan berhasil cuan dari aset kripto senilai 10 juta poundsterling atau sekitar Rp 199 miliar (kurs Rp 19.900).

Baca juga: Elon Musk hingga Menkeu AS Khawatir dengan Konsumsi Listrik Bitcoin, Mengapa?

Laporan yang dilakukan The Guardian dan e-Financial Careers sebelumnya menyatakan, McMohan mengundurkan diri dari Goldman Sachs setelah dirinya mendapat untung dari dogecoin.

Untuk diketahui, harga ethereum sejak awal tahun 2021 telah meroket hingga lebih dari 450 persen. Berdasarkan data Coingecko, saat ini harga ethereum berada di kisaran 4.088 dollar AS per keping. Sementara pada awal Januari lalu, harga ethereum masih berada di kisaran 700 dollar AS per ether.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, harga aset kripto seperti bitcoin dan ethereum mengalami gejolak yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Karena gejolak tersebut, investasi di mata uang kripto berisiko sangat tinggi.

Pekan ini saja, kapitalisasi pasar mata urang kripto tergerus hingga 365,85 miliar dollar AS setelah Elon Musk menyatakan perusahaannya, Tesla, tak lagi menerima bitcoin sebagai alat transaksi pembelian mobil.

Baca juga: Tertarik Investasi di Bitcoin dan Mata Uang Kripto Lainnya? Simak Dulu Tips Ini

Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan kekhawatiran atas dampak lingkungan yang disebabkan dalam proses menambang bitcoin.

Saat ini, total kapitalisasi pasar mata uang kripto tercatat mencapai 2,38 triliun dollar AS dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir sebesar 287,13 miliar dollar AS.

Data coinmarketcap.com menunjukkan, bitcoin saat ini menduduki posisi pertama sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar dengan dominasi sebesar 40 persen. Posisi kedua diduduki oleh ethereum dengan dominasi pasar sebesar 20 persen. 

Di posisi berikutnya ada binance coin dengan dominasi pasar sebesar 4,14 persen, dogecoin sebesar 2,94 persen, dan cardano sebesar 1,91 persen.

Baca juga: Selain OJK, Otoritas Internasional Juga Wanti-wanti soal Investasi Aset Kripto



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X