[TREN LYFE KOMPASIANA] Ingin Menikah Muda, Paling Tidak Persiapkan 3 Hal Ini | Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun | "Mindfulness" dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

Kompas.com - 18/05/2021, 20:53 WIB
Ilustrasi menikah. SHUTTERSTOCKIlustrasi menikah.

Dari kejadian tersebut, setidaknya dia mencatat tiga hal yang sebaiknya dipersiapkan ketika ingin menikah di usia muda.

Pertama, Memiliki pekerjaan atau sumber penghasilan. "Menikah memang sebaiknya didasari cinta. Tetapi setelah menikah, perut tidak akan kenyang hanya dengan "makan" cinta. Kita tetap butuh makan nasi dan teman-temannya," tulisnya. (Baca selengkapnya)

2. Mengatasi Tiga Masalah dalam Krisis Usia 25 Tahun

Dalam krisis hidup itu, seseorang biasanya mereka akan merasa tidak memiliki arah (disorientasi), khawatir, bingung, dan galau akan kehidupannya di masa datang, demikian pendapat Kompasianer Ludiro Madu.

Kekhawatiran tersebut, dikatakan dia, bisa muncul secara nyata dalam masalah relasi sosialnya dengan orang lain, termasuk di dalam keluarga.

Menurut Ludiro, situasi terakhir ini selalu membuat galau para pemilik usia 25 tahun mengingat periode waktu untuk mengubah nasib dari status penganggur menjadi pekerja itu berbeda untuk setiap orang. Beberapa orang mungkin bekerja di perusahaan atau memulai bisnis rintisan.

"Usia 25 tahun itu dianggap sebagai masa transisi menjadi orang dewasa. Pekerjaan menjadi salah satu dari banyak tantangan, pikiran, dan tuntutan yang harus dihadapi oleh 'penderita' quarter life crisis," tulis Kompasianer Ludiro Madu (Baca selengkapnya)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. "Mindfulness" dan Kesediaan Kita Melambat dalam Hening

Kompasianer Rizka Khaerunisa berpendapat, sejatinya mindfulness adalah sebuah laku aktif, bukan pasif.

Maka, menurut dia, mindfulness adalah praktik yang harus dilatih setiap hari, disiplin, dan konsisten.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.