Kompas.com - 26/05/2021, 05:16 WIB
Dirut PLN Zulkifli Zaini Dok PLNDirut PLN Zulkifli Zaini

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) membukukan laba bersih sebesar Rp 5,2 triliun hingga Kuartai I 2021. Kinerja ini naik 137,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang mencatatkan rugi sebesar Rp 13,9 triliun.

"Peningkatan laba ini disebabkan utamanya oleh penurunan rugi selisih kurs," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (25/5/2021).

Sementara total aset tercatat sebesar Rp 1.599,5 triliun per 30 April 2021 (unaudited) atau naik tipis 0,7 persen dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2020 (audited). Ia bilang, kenaikan ini terutama disebabkan naiknya piutang usaha dan pajak dibayar dimuka.

Baca juga: Dorong Energi Terbarukan, PLN Bangun PLTS Hybrid di Selayar Sulsel Senilai Rp 39 Miliar

Sedangkan total liabilitas perusahaan per 30 April 2021 tercatat sebesar Rp 655,7 triliun atau naik 1 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2020 (audited).

"Ini dikarenakan adanya kenaikan utang usaha," imbuhnya.

Selain itu EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) juga alami kenaikan 16 persen dibandingkan tahun lalu, dikarenakan peningkatan laba usaha sebesar Rp 34,2 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu pada utang (debt) per April 2021, kata Zulkifli, tercatat Rp 448,6 triliun atau turun 0,8 persen dibandingkan dengan saldo 31 Desember 2020 (audited) yang sebesar Rp 452,4 triliun.

"Penurunan ini terutama karena pembayaran yang kami lakukan terhadap utang lebih besar daripada penarikan utang baru," ucap dia.

Baca juga: Naik 38,6 Persen, PLN Kantongi Laba Bersih Rp 5,9 Triliun di 2020



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Whats New
Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Whats New
Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Rilis
 IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Whats New
Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Whats New
ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Whats New
Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Whats New
Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Whats New
Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.