Kompas.com - 09/06/2021, 14:15 WIB
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Bupati Kulon Progo, Sutedjo dan Wakil Bupati Fajar Gegana mencicip produk UMKM yang dijual di gerai Tomira, Jumat (28/5/2021). KOMPAS.COM/DANI JULIUSMenteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Bupati Kulon Progo, Sutedjo dan Wakil Bupati Fajar Gegana mencicip produk UMKM yang dijual di gerai Tomira, Jumat (28/5/2021).

KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta para pelaku usaha UMKM untuk tidak ragu gabung ke koperasi. Menurutnya, untuk membangkitkan perekonomian Bali yang terdampak pandemi Covid-19, pemberdayaan koperasi dan UMKM harus dilakukan.

Menurutnya, saat ini ekonomi kerakyatan harus diperkuat melalui koperasi. Di sisi lain, koperasi masih memiliki stigma negatif dari masyarakat. Maka dari itu, pemberdayaan koperasi modern harus digalakkan.

"Koperasi kurang bagus namanya memang. Ketika saya kunjungan ke Bogor, saya mau konsolidasi petani bunga hias berbasis ekspor. Saya suruh mereka masuk koperasi. Semuanya tidak mau karena koperasi punya stigma negatif. Saya bilang yang jelek itu masa lalu, kita bangun koperasi modern," ungkap Teten dalam kunjungan kerja di Bali, yang disampaikan melalui siaran pers, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Teten Masduki: UMKM Jangan Lagi Jadi Ekonomi Marginal...

Menurut Teten, koperasi kini bisa menjadi strategi baru untuk memperbaiki perekonomian nasional. Saat ini, koperasi harus menjadi agen untuk mengkonsolidasi usaha mikro yang tidak masuk dalam skala ekonomi. Dengan terbentuknya koperasi modern, bisa menjadi alternatif pembiayaan bagi usaha mikro.

"Saat ini, petani itu usahanya perorangan, begitu pula dengan nelayan. Kondisi seperti ini sulit bagi UMKM berhadapan dengan market yang butuh supplier yang stabil. Ini kita bisa konsolidasi mereka dalam koperasi dan masuk dalam skala ekonomi agar terhubung dengan buyer dan market," ujar Teten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.