Kompas.com - 10/06/2021, 13:00 WIB
Logo Kementerian BUMN Kementerian BUMNLogo Kementerian BUMN

JAKARTA, KOMPAS.com - Di Indonesia terdapat beberapa jenis badan usaha. Mulai dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga Badan Usaha Milik Swasta (BUMS).

Ketiganya pun memiliki peran yang sama, yakni memberikan kontribusi bagi perekonomian di Tanah Air.

Lantas, apa perbedaan dari BUMN, BUMD dan BUMS?

Baca juga: Deretan Mantan Menteri Era Jokowi yang Didapuk Jadi Komisaris BUMN

BUMN

  • Pengertian BUMN

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Maksud dan Tujuan Pendirian BUMN
  1. Memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional
  2. pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya
  3. Mengejar keuntungan
  4. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang
  5. dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan memadai bagi pemenuhan
  6. hajat hidup orang banyak
  7. Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat
  8. dilaksanakan oleh sektor swasta dan koperasi
  9. Turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha
  10. golongan ekonomi lemah, koperasi, dan masyarakat.
  • Fungsi dan Peranan BUMN
  1. Sebagai penyedia barang ekonomis dan jasa yang tidak disediakan swasta
  2. Alat pemerintah dalam menata kebijakan perekonomian
  3. Sebagai pengelola dari cabang-cabang produksi sumber daya alam untuk masyarakat
  4. Sebagai penyedia layanan dalam kebutuhan masyarakat; Sebagai penghasil barang dan jasa demi pemenuhan orang banyak
  5. Sebagai pelopor sektor-sektor usaha yang belum diminati pihak swasta
  6. Pembuka lapangan kerja
  7. Penghasil devisa negara
  8. Pembantu dalam pengembangan usaha kecil koperasi
  9. Pendorong dalam aktivitas masyarakat di berbagai lapangan usaha.
  • Jenis BUMN
  1. Perusahaan Perseroan, yang selanjutnya disebut Persero, adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51 persen sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanya mengejar keuntungan. Contohnya, PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).
  2. Perusahaan Umum, yang selanjutnya disebut Perum, adalah BUMN yang seluruh modalnya dimiliki negara dan tidak terbagi atas saham, yang bertujuan untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan sekaligus mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan. Contohnya, Perum Peruri dan Perum Perumnas.
  3. Perusahaan Perseroan Terbuka, yang selanjutnya disebut Persero Terbuka, adalah Persero yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu atau Persero yang melakukan penawaran umum sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Contohnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Baca juga: Tak Cuma PNS, Perusahaan BUMN dan Startup Juga Diminta Kerja dari Bali

BUMD

  • Pengertian BUMD

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh daerah.

  • Maksud dan Tujuan Pendirian BUMD
  1. Memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah pada umumnya
  2. Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang bermutu bagi pemenuhan hajat hidup masyarakat sesuai kondisi, karakteristik dan potensi daerah yang bersangkutan
  3. berdasarkan tata kelola perusahaan yang baik
  4. Memperoleh laba dan/atau keuntungan.
  • Fungsi dan Peranan BUMD
  1. Sebagai salah satu sumber pendapatan daerah
  2. Mendukung perekonomian daerah
  3. Melaksanakan kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan daerah
  4. Menjadi pelopor kegiatan dan usaha yang kurang diminati pihak swasta
  5. Memupuk dana bagi pembangunan daerah
  6. Memenuhi kebutuhan barang dan jasa masyarakat
  7. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam bidang usaha.
  • Jenis BUMD
  1. Perusahaan umum Daerah adalah BUMD yang seluruh modalnya dimiliki oleh satu daerah dan tidak terbagi atas saham. Contohnya, PD Pasar Jaya dan PD PAL Jaya
  2. Perusahaan perseroan Daerah merupakan BUMD yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruhnya atau paling sedikit 51 persen sahamanya dimiliki oleh satu daerah. Contohnya, PT Food Station Tjipinang Jaya dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

BUMS

  • Pengertian BUMS

Mengutip pemberitaan di Kompas.com, Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan pihak swasta dan berorientasi pada profit atau keuntungan.

BUMS berperan penting dalam perekonomian Indonesia. BUMS biasanya bergerak di sektor ekonomi khususnya perdagangan, sektor industri, transportasi, dan sektor lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.