Kompas.com - 14/06/2021, 14:41 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melihat beberapa sektor bisnis mulai menunjukkan geliat melakukan ekspansi.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, hal ini terlihat dari pergeseran simpanan korporasi dari tabungan ke giro pada April 2021 dibandingkan posisi sebelum pandemi di Desember 2019.

“Misalnya industri otomotif, perkayuan, konstruksi, tekstil, properti, dan telekomunikasi. Artinya, pergeseran simpanan ini menjadi salah satu indikator pemulihan ekonomi. Lantaran, sektor-sektor tersebut telah siap melakukan ekspansi. Ini sesuatu perkembangan yang positif,” ujar Purbaya dalam paparan Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Beban Listrik Jawa-Bali Mulai Naik, Tanda Ekonomi Bangkit Kembali

Data LPS menunjukkan, giro sektor otomotif meningkat dari 58,88 persen terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK) di 2019 menjadi 65,19 persen per April 2021. Perkayuan naik dari 54,54 persen menjadi 60,78 persen. Tekstil terkerek dari 48,62 persen menjadi 53,73 persen.

Adapun jasa konstruksi naik dari 42,33 persen menjadi 50,39 persen. Properti naik dari 42,33 persen menjadi 45,65 persen. Telekomunikasi naik dari 39,60 persen menjadi 44,81 persen.

Industri rokok naik dari 63,44 persen menjadi 65,19 persen. Sektor industri perminyakan naik tipis dari 53,80 persen menjadi 54,49 persen begitupun dengan agrobisnis yang naik dari 71,52 persen menjadi 71,92 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun penurunan kontribusi giro yang dialihkan ke tabungan terhadap total DPK terjadi di sektor industri makanan yang turun dari 66,38 persen di Desember 2019 menjadi 66,02 persen.

Ia menyebut total simpanan bank umum mengalami kenaikan 10,79 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 6.877 triliun hingga April 2021. Dari jumlah tersebut, giro tercatat senilai Rp 1.826 triliun atau mengalami pertumbuhan 15,8 persen yoy. Giro berkontribusi 26,6 persen terhadap total simpanan perbankan.

Sedangkan jumlah rekening yang dijamin LPS adalah sebesar 99,92 persen dari total rekening nasabah yang ada di perbankan atau setara dengan 363,07 juta rekening hingga April 2021.

Capaian tersebut sudah di atas amanat UU LPS yakni 90 persen dan standar best practice International Association of Deposit Insurers yakni 80 persen.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.