Membaca Peluang Bisnis agar Tetap "Cuan" di Tengah Pandemi

Kompas.com - 16/06/2021, 13:17 WIB
Ilustrasi bisnis online Dok. ShutterstockIlustrasi bisnis online
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Hal itu membuat banyak sektor usaha terpukul. 

Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bagas Adhadirgha menilai, peluang usaha tetep terbuka meski di tengah pandemi.

"Di sisi lain industri yang terkait dengan aktivitas hobi, makanan dan personal care naik lebih 50 persen. Inilah yang harus kita lihat sebagai peluang," ujarnya dalam webinar HIPMI x PLN Batam, seperti dikutip Kompas.com dari siaran pers Hipmi, Jakarta (16/6/2021).

Bagas menilai, peluang usaha yang muncul di tengah pandemi harus dimanfaatkan dengan baik sehingga hasilnya bisa optimal. Caranya yakni dengan memanfaatkan strategi bisnis yang tepat.

Menurut Bagas, strategi pengembangan bisnis yang tepat di tengah pandemi yakni dengan penerapan digital marketing. Sebab pembatasan sosial atau aktivitas membuat masyarakat lebih terhubung melalui saluran-saluran digital atau online.

Baca juga: BKN Umumkan Pembukaan Rekrutmen CPNS dan PPPK Dimulai Sebelum 30 Juni

"Penerapan digital marketing harus diimplementasikan untuk setiap pengusaha karena semua sudah bergerak di digital," kata Bagas.

Selain itu, penggunaan cloud computing juga dinilai bisa mendorong bisnis karena menawarkan elastisitas yang memungkinkan penerapan inovasi dan redefinisi ulang layanan serta bisnis dengan lebih cepat dan mudah.

Penggunaan cloud computing juga mendukung target pemilik bisnis untuk melakukan ekspansi layanan dengan cepat dan mudah.

Di sisi lain kata dia, pemerintah sudah mempermudah perizinan usaha lewat UU Cipta Kerja. Hal itu dinilai akan menciptakan iklim investasi yang baik.

"Agar kita sebagai bangsa dapat bangkit dan bisa mencapai tujuan kita bersama di tahun 2045, yaitu Indonesia Emas. Perlu implementasi teknologi digital seperti cloud computing," ucapnya.

Baca juga: Aturan Kelulusan CPNS 2021: Formasi Sepi Peminat Bisa Diisi Pelamar Lain

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.