Mulai 6 Juli, WNA Masuk Indonesia Wajib Bawa Kartu Vaksin

Kompas.com - 04/07/2021, 17:05 WIB
Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh warga negara asing (WNA) yang menjalani vaksinasi dosis kedua di wilayah Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (22/6/2021). Sebanyak 537 orang WNA yang menerima vaksin dosis pertama pada bulan Maret 2021 tersebut saat ini menjalani vaksinasi dosis kedua untuk mencapai herd immunity dan persiapan kawasan zona hijau bebas Covid-19 di wilayah Sanur, Denpasar. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra WibowoPetugas kesehatan memeriksa suhu tubuh warga negara asing (WNA) yang menjalani vaksinasi dosis kedua di wilayah Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (22/6/2021). Sebanyak 537 orang WNA yang menerima vaksin dosis pertama pada bulan Maret 2021 tersebut saat ini menjalani vaksinasi dosis kedua untuk mencapai herd immunity dan persiapan kawasan zona hijau bebas Covid-19 di wilayah Sanur, Denpasar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, terhitung mulai 6 Juli 2021, seluruh Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia wajib mengantongi kartu atau bukti vaksin.

"Seluruh WNA yang ke Indonesia, mulai 6 Juli 2021, harus menunjukkan kartu vaksin (fully vaccinated) dan hasil PCR negatif Covid-19 sebelum bisa masuk Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (4/7/2021).

Namun, pengecualian sertifikat vaksin diberikan kepada diplomat dan kunjungan pejabat asing setingkat menteri sesuai dengan praktek hubungan diplomatik yang juga diterapkan negara lain.

Baca juga: Jadi Syarat Berpergian Selama PPKM Darurat, Ini Cara Download Kartu Vaksin

Sementara untuk WNI yang akan masuk ke Indonesia namun belum mengantongi kartu vaksin, harus terlebih dahulu menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dari RT-PCR sebelum kedatangan.

Kemudian setelah dikarantina dan terbukti hasil RT-PCR yang kembali dilakukan adalah negatif Covid-19, maka WNI tersebut akan langsung diberikan vaksin.

Adapun sesuai aturan karantina yang ditetapkan pemerintah, baik bagi WNA maupun WNI yang dari luar negeri dan tiba di Indonesia, akan menjalani karantina selama 8 hari dengan 2 kali test RT-PCR, yaitu saat kedatangan dan pada hari ke-7 masa karantina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru Bicara Kemenko Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi menjelaskan, batas masa karantina selama 8 hari telah sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Pertimbangannya, dibutuhkan pengetatan masa karantina pelaku perjalanan internasional sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan menghadapi variant of concern.

Kemudian median inkubasi virus SARS-CoV-2 varian Delta dan Alpha adalah 4 hari, maka masa karantina 8 hari berarti mencakup dua kali lipat median masa inkubasi virus tersebut.

Karantina 8 hari juga dilakukan dengan kombinasi entry & exit testing RT-PCR yang dilakukan pada saat ketibaan pelaku perjalanan (hari pertama) dan diulang pada hari ke-7.

Baca juga: Kemenhub Susun Aturan Bepergian Wajib Pakai Kartu Vaksin

Entry testing sendiri dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin potensi penularan dari pelaku perjalanan. Sementara, exit testing dilakukan pada hari ke-7 untuk menunggu masa inkubasi virus, sebagai antisipasi virus belum terdeteksi pada tes pertama.

Kombinasi karantina dan entry-exit testing (hari ke-1 dan ke-7) tersebut dapat mencegah penularan pasca karantina, dengan probabilitas penularan kurang dari 0,25 persen.

"Implementasi karantina pelaku perjalanan perlu dilakukan dengan disiplin dan ketat, agar tidak terjadi penularan di masa karantina," kata Jodi.

Baca juga: Masyarakat Saat PPKM Darurat Wajib Bawa Kartu Vaksin, Bagaimana yang Belum Vaksinasi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.