Jokowi Pesan 2-3 Kali Sehari ke Luhut: Jangan Sampai Ada yang Susah Makan

Kompas.com - 12/07/2021, 16:59 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan ke Sofifi, Maluku Utara untuk meninjau pembangunan infrastruktur di kota tersebut, Selasa (22/6/2021). Dok. Humas Kemenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan kunjungan ke Sofifi, Maluku Utara untuk meninjau pembangunan infrastruktur di kota tersebut, Selasa (22/6/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap pesan tegas dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pesan Jokowi ke Luhut ini terkait implementasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali. Bahkan Luhut mengaku pesan tersebut terus diulang Jokowi di sejumlah kesempatan.

“Bisa saya hitung bahwa setiap harinya 2-3 kali Presiden menghubungi saya untuk menanyakan perkembangan dan kendala dari kebijakan PPKM Darurat ini,” ungkap Luhut melalui akun Instagram resminya, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Gelontorkan Bansos Beras, Luhut: Jangan Sampai Ada Orang Enggak Bisa Makan!

Luhut lantas mengungkap isi pesan Jokowi yang selalu ditekankan ketika menutup pembicaraan dengannya.

Luhut bilang, di akhir pembicaraannya, Presiden selalu menyampaikan kepada dirinya sebagai bawahan agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat kecil.

“Jangan sampai ada masyarakat yang susah makan karena ada pemberlakuan kebijakan ini, begitu kata beliau,” tegas Luhut mengungkap pesan Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pesan dari Jokowi itu lantas dijadikan Luhut sebagai panduan. Luhut juga selalu menyampaikan kepada semua pihak yang berjuang dalam penerapan kebijakan ini agar terus melakukan checking di semua hal secara berjenjang dan bertahap agar mengutamakan prinsip kemanusiaan dalam penerapan program PPKM Darurat ini.

Baca juga: Luhut: 30 Oksigen Konsentrator Impor dari Singapura Tiba Hari Ini

“Namun, tidak bagi siapapun yang mengambil keuntungan pribadi ditengah pandemi seperti sekarang,” bebernya.

Ia menilai, pengendalian pergerakan masyarakat merupakan faktor kunci keberhasilan program PPKM Darurat, selain penerapan prokes yang ketat dilapangan serta aksesibiltas vaksin di masyarakat.

“Mari kita pergunakan energi besar kita ini untuk saling mendukung dan membantu seluruh langkah baik yang sedang diupayakan oleh berbagai pihak,” tandasnya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.