Gudang Garam Tebar DIviden Rp 2.600 Per Saham, Simak Jadwal Pembagiannya

Kompas.com - 13/07/2021, 11:34 WIB
Pengendara motor melintas di depan papan nama sederhana kawasan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur. KOMPAS.com/M Agus Fauzul HakimPengendara motor melintas di depan papan nama sederhana kawasan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kediri, Jawa Timur.

Sigaret kretek mesin menjadi kontributor utama pendapatan yang menyumbang Rp 27,16 triliun atau naik 9,69 persen.

Baca juga: Pelita Shipping Tebar Dividen Rp 41,7 Miliar, Ini Jadwal Pembagiannya

Selanjutnya, sigaret kretek tangan sebesar Rp 2,18 trilun, kertas karton sebesar Rp 386,54 miliar, lainnya sebesar Rp 8,28 miliar, dan rokok klobot Rp 5,27 miliar.

Kemudian, beban pokok penjualan GGRM pun turut naik 15,77 persen menjadi Rp 25,83 triliun pada akhir Maret 2021.

Padahal di periode yang sama tahun 2020, beban pokok penjualan masih Rp 22,31 triliun.

Alhasil laba kotor GGRM periode Januari-Maret 2021 turun 21,05 persen menjadi Rp 3,9 triliun.

Pada kuartal I-2020, laba kotor perusahaan tercatat sebesar Rp 4,94 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PT Merck Bagikan Dividen Rp 122 Per Saham

Selain itu, Gudang Garam membukukan pendapatan lainnya dengan raihan sebesar Rp 120,53 miliar dari tahun lalu sebesar Rp 77,43 miliar.

Beban usaha dan beban lainnya juga tercatat naik, masing-masing sebesar Rp 1,79 triliun dan Rp 1,04 miliar.

Dengan begitu laba usaha GGRM di kuartal I-2021 tercatat sebesar Rp 2,25 triliun atau turun 32,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp 3,34 triliun.

Penurunan laba bersih GGRM tertahan dengan penurunan beban bunga yang mana berhasil diturunkan menjadi Rp 29,36 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 167,84 miliar.

Kemudian, beban pajak penghasilan juga berhasil turun menjadi Rp 482,83 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 726,66 miliar.

Baca juga: Erick Thohir Targetkan BUMN Setor Dividen Rp 35 Triliun Tahun Ini

Alhasil, laba bersih GGRM di kuartal pertama tahun ini hanya Rp 1,74 triliun. Realisasi tersebut turun 28,68 persen dibandingkan kuartal I-2020 sebesar Rp 2,44 triliun.

Hingga Maret 2021, GGRM mencatat total aset sebesar Rp 79,82 triliun, naik 2,08 persen dari Desember 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.