PLN Serahkan Bantuan Senilai Rp 1,69 Miliar ke Rumah Sakit di Jawa Tengah

Kompas.com - 14/07/2021, 08:40 WIB
Dirut PLN Zulkifli Zaini Dok PLNDirut PLN Zulkifli Zaini
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) menyerahkan bantuan senilai Rp 1,69 miliar ke RSUP Dr Kariadi dan sejumlah rumah sakit di Jawa Tengah (Jateng). Bantuan ini diberikan untuk mendukung rumah sakit agar dapat memastikan pelayanan kepada pasien Covid-19.

Bantuan tersebut mencakup 5 unit uninterruptible power supply (UPS) server 10 kVA untuk memperkuat keandalan listrik RS dan 8 AC standing portable 5 PK, serta 5 unit oksigen portable untuk RSUP Dr Kariadi.

Untuk sejumlah rumah sakit di Jawa Tengah, PLN juga menyalurkan 5 oksigen portable, 3 unit ventilator mobile, dan 72 ton oksigen lorry tank. Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan di RSUP Dr Kariadi dan rumah sakit lainnya di Jateng.

"Kami berharap bantuan ini bisa mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jateng dalam mengatasi pandemi, membantu rumah sakit dalam melayani masyarakat," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini melalui siaran pers, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Anak Usaha Indonesia Power Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan

Zulkifli mengatakan, situasi pandemi saat ini membuat rumah sakit menghadapi kondisi yang sulit. Selain pasien yang terus berdatangan, kebutuhan oksigen juga menjadi kebutuhan yang paling mendesak.

"PLN berencana menyalurkan 72 ton oksigen secara bertahap ke sejumlah rumah sakit di Jateng. Untuk pembagian oksigen, PLN berkoordinasi dengan Dinas ESDM setempat," ujar Zulkifli.

Dalam menjamin infrastruktur kelistrikan, PLN menyiagakan 3.940 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Selain itu, operasional petugas juga didukung oleh 377 kendaraan roda empat, 35 mobil PDKB, 4 unit UPS, 119 unit trafo mobile, serta 116 genset.

Dari segi pasokan, PLN memastikan listrik di Jawa Tengah dan Yogyakarta dalam kondisi aman. Saat ini, kelistrikan di dua provinsi tersebut memiliki daya mampu mencapai 6.465 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 4 533 MW, artinya masih terdapat cadangan daya sekitar 1.933 MW.

Baca juga: Pengusaha Tak Keberatan Kebijakan Vaksin Berbayar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.