KILAS

Menaker Ida Dukung Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong

Kompas.com - 14/07/2021, 19:32 WIB
Menaker Ida Fauziyah juga menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar dan Dede Wahyu saat meninjau meninjau PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). DOK. Humas KemenakerMenaker Ida Fauziyah juga menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada penerima manfaat dari PT Bio Farma (Persero) atas nama Novilia Sjafri Bachtiar dan Dede Wahyu saat meninjau meninjau PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021).

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pemerintah mendukung percepatan pelaksanaan program vaksinasi gotong royong untuk mempercepat herd immunity di dunia usaha dan industri.

"Percepatan program vaksin gotong royong sangat diharapkan. Sebab, masih banyak perusahaan yang menunggu alokasi vaksin gotong royong agar dapat segera diberikan kepada karyawan dan keluarga mereka," katanya.

Dia mengatakan itu saat meninjau PT Bio Farma (Persero) di Bandung, Jawa Barat (Jabar), Rabu (14/7/2021).

Lewat program vaksinasi gotong royong, proses produksi dan produktivitas para pekerja juga diharapkan dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman. Dengan demikian, para pekerja bisa memicu pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Kami harapkan, para pekerja baik di lingkungan industri, pabrik, maupun perusahaan, akan bisa bekerja lebih produktif serta terhindar penyebaran Covid-19,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Kemenaker Apresiasi Upaya Perusahaan Galakkan Vaksinasi Covid-19 bagi Pekerja

Selain itu, Ida juga menyebutkan, perlu adanya tambahan alokasi vaksin bagi daerah-daerah yang menjadi konsentrasi industri padat karya, seperti penambahan alokasi 15.000 vaksin di Provinsi Banten, Jabar, Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Timur (Jatim).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kesempatan ini, Ida turut mengapresiasi dan mendukung Bio Farma dalam memastikan ketersediaan alokasi vaksin bagi seluruh kelompok sasaran (targeted group) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, dia juga menyerahkan manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada penerima manfaat dari Bio Farma atas nama Novilia Sjafri Bachtiar dan Dede Wahyu.

"Mengingat keahlian dan keterampilan yang almarhumah miliki, ini merupakan kehilangan yang sangat besar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya bagi Bio Farma," katanya.

Baca juga: Kemenaker Pastikan Pekerja yang WFH Selama PPKM Darurat Berhak Dapat Upah

Adapun, bantuan beasiswa bagi ahli waris kedua penerima manfaat tersebut atas nama Novilia Sjafri Bachtiar, berupa Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 105.263.506, JKM Rp 42.000.000, Jaminan Pensiun Berkala minimal Rp 356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak kedua usia kuliah Rp 12.000.000, dan anak ketiga usia kuliah Rp 12.000.000.

Kedua, atas nama Dede Wahyu, berupa JHT sebesar Rp 78.676.062, JKM Rp 42.000.00, Jaminan Pensiun Berkala minimal Rp 356.600 per bulan, estimasi beasiswa anak pertama usia kuliah Rp 12.000.000, dan anak kedua usia SD Rp 1.500.000.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.