Pastikan Keamanan Data Pengguna, Tokopedia Terapkan Perlindungan Berlapis

Kompas.com - 21/07/2021, 18:15 WIB
Tokopedia Dok. TokopediaTokopedia

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasca merger dengan Gojek menjadi GoTo, platform e-commece Tokopedia memastikan keamanan data pengguna.

External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan, pihaknya memberlakukan pembatasan akses dan perlindungan berlapis terhadap keamanan data pengguna.

“Kerahasiaan dan keamanan data pribadi pengguna selalu menjadi prioritas utama Tokopedia. Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia terus melakukan berbagai pengendalian keamanan yang memadai dengan melakukan pembatasan akses dan perlindungan berlapis terhadap data,” kata Ekhel kepada Kompas.com, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Menilik Peluang dan Tantangan dari Rencana IPO Bukalapak dan GoTo

Di sisi lain, Ekhel juga menyebut transparansi mengenai penggunaan dan pemanfaatan informasi pengguna adalah hal yang penting bagi Tokopedia.

Hal ini merupakan upaya Tokopedia untuk memastikan agar setiap pengguna memahami bagaimana informasi mereka digunakan dan memiliki kendali atas informasi pribadi mereka.

Ekhel memastikan, sebagai bisnis yang berbasis bisnis reputasi dan kepercayaan, pihaknya juga konsisten melakukan pembaruan terhadap perlindungan data pribadi pengguna sesuai dengan standar keamanan global dan tentunya hukum yang berlaku di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tokopedia di sisi lain tetap mengutamakan keamanan dan kerahasiaan data pengguna dalam setiap pengelolaannya. Kerahasiaan dan keamanan data pribadi pengguna akan selalu menjadi prioritas utama, dan ini akan terus menjadi upaya berkelanjutan dari kami, karena bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan,” tegas dia.

Tokopedia saat ini menjadi rumah bagi lebih dari 11 juta penjual, di mana hampir 100 persen adalah UMKM, bahkan 94 persen berskala ultra mikro.

Baca juga: Investor Asing Kuasai 86,37 Persen Saham GoTo

Hingga April 2021, Tokopedia mencatatkan kenaikan sebesar 3,8 juta dari 7,2 juta penjual sejak Januari 2020.

Tokopedia juga mencatat peningkatan jumlah pengguna aktif bulanan Tokopedia yang tersebar di lebih dari 99 persen kecamatan di Indonesia, dari lebih dari 90 juta (sebelum pandemi di Januari 2020) menjadi lebih dari 100 juta (April 2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.