Bakal Libatkan Perbankan, Ultra Voucher Targetkan Laba 600 Persen Tahun Ini

Kompas.com - 02/08/2021, 12:42 WIB
Riky Boy Permata, Chief Technology Officer Ultra Voucher Devi Ari RahmadhaniRiky Boy Permata, Chief Technology Officer Ultra Voucher

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan pelopor dan aggregator voucher diskon digital PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) akan menggandeng sejumlah bank dalam rangka meningkatkan kegiatan usahanya.

Direktur Utama Ultra Voucher Hady Kuswanto mengatakan, hal ini sebagai bagian dari pengembangan bisnis yang tengah dilakukan perusahaan pasca-pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Kami bersyukur, dengan telah listing-nya Ultra Voucher di bursa saham, banyak pihak yang memberikan kepercayaan kepada kami untuk melakukan kerjasama yang saling menguntungkan guna pengembangan bisnis ke depan, dan untuk saat ini kami tengah mempersiapkan kerja sama dengan sejumlah bank yang merupakan bagian dari langkah strategis bisnis jangka pendek, menengah dan panjang kami," ujar Hady melalui keterangan tertulis, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Jelang IPO, Perusahaan Voucer Digital ini Alami Kelebihan Pesanan

Hady menjelaskan, kerja sama dengan sejumlah bank ini diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi dan user Ultra Voucher dalam pembelian voucher belanja, makanan, voucher online platform, dan voucher lainnya yang dimiliki Ultra Voucher.

Dengan demikian, nasabah bank tersebut dapat membeli voucher discount secara langsung dari mobile banking aplikasi bank bersangkutan dan menggunakan saldo nasabah di rekeningnya.

Direktur Ultra Voucher Riky Boy Permata menambahkan, melalui kerja sama dengan Ultra Voucher, pihak bank dapat memperluas jenis transaksi untuk nasabahnya, berpotensi mendapatkan peningkatan traffic transaction di bank tersebut, dan potensi peningkatan saldo nasabah ataupun loyalty nasabah untuk tetap me-maintenance saldo nasabah di rekening bersangkutan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi merchant, benefit yang diperoleh dengan adanya kerja sama Ultra Voucher dengan pihak perbankan tersebut adalah mendapatkan jaringan baru penjualan yang langsung dekat dengan source of fund yaitu tabungan nasabah.

Baca juga: Perusahaan Voucher Diskon Digital ini Bakal Melantai di Bursa Saham

"Kami optimistis, dengan adanya rencana pengembangan atas produk, fitur baru, channel distribusi dan marketing yang didukung dari perolehan dana IPO ini, akan mendukung target bisnis perusahaan ke depannya. Kami menargetkan pendapatan usaha bisa meningkat 195 persen dibandingkan 2020 dan perolehan laba bersih yang meningkat 600 persen di akhir 2021," ujar Riky.

Berdasarkan prospektus, Ultra Voucher mencatatkan pendapatan usaha Rp 338,74 miliar dan laba bersih Rp 1,56 miliar pada akhir 2020. Adapun pada 3 bulan pertama (kuartal I) 2021,

Ultra Voucher membukukan peningkatan pendapatan 111 persen menjadi Rp 194,48 miliar dibandingkan dengan kuartal I 2020, serta terdapat peningkatan laba bersih sebesar 614 persen menjadi Rp 534,49 juta.

Pada 27 Juli 2021, UVCR resmi IPO di papan akselerasi BEI dengan mematok harga Rp 100 per saham dan menjadi emiten ke-27 yang listing sepanjang 2021.

Di awal perdagangan perdananya, harga saham UVCR langsung tercatat naik 10 persen, prosentase kenaikan harga saham tertinggi per hari di papan akselerasi menjadi Rp 110 per saham.

Baca juga: Ultra Voucher Bantu Pengisian 1.100 Tabung Oksigen

Nantinya, dana hasil IPO akan digunakan untuk belanja modal sebesar 36 persen khususnya untuk pengembangan produk dan fitur baru.

Selanjutnya, untuk operating expenditure atau biaya operasional sebesar 34 persen khususnya pengembangan channel distribusi dan pemasaran, serta sisanya 30 persen untuk peningkatan modal kerja khususnya pembelian persediaan voucher.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Rilis
Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Whats New
Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Whats New
Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Whats New
Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Whats New
Apakah BLT UMKM Akan Dilanjutkan pada 2022? Ini Jawaban Kemenkop UKM

Apakah BLT UMKM Akan Dilanjutkan pada 2022? Ini Jawaban Kemenkop UKM

Whats New
Indihome Gangguan Hari Ini, Apa Pelanggan Dapat Kompensasi?

Indihome Gangguan Hari Ini, Apa Pelanggan Dapat Kompensasi?

Whats New
CEO Adalah Singkatan dari Chief Executive Officer

CEO Adalah Singkatan dari Chief Executive Officer

Whats New
Akuisisi Fertin Pharma, Philip Morris Kembangkan Produk Kesehatan dan Perawatan Diri

Akuisisi Fertin Pharma, Philip Morris Kembangkan Produk Kesehatan dan Perawatan Diri

Whats New
Biaya Transaksi PayPal: Mengirim dan Mencairkan Uang ke Rekening Bank Lokal

Biaya Transaksi PayPal: Mengirim dan Mencairkan Uang ke Rekening Bank Lokal

Spend Smart
Indonesia Mau Jadi Negara Maju, Wamenkeu: Enggak Boleh Punya Mental Kere!

Indonesia Mau Jadi Negara Maju, Wamenkeu: Enggak Boleh Punya Mental Kere!

Whats New
BLT UMKM Sudah Dicairkan ke 12,7 Juta Pelaku Usaha, Terbanyak di Jawa Barat

BLT UMKM Sudah Dicairkan ke 12,7 Juta Pelaku Usaha, Terbanyak di Jawa Barat

Whats New
Rupiah dan IHSG Merah, Asing Lepas BBNI, BMRI, dan HMSP

Rupiah dan IHSG Merah, Asing Lepas BBNI, BMRI, dan HMSP

Whats New
Pesan Jokowi ke Pelaku Usaha Mebel: Tingkatkan Daya Saing di Pasar Global

Pesan Jokowi ke Pelaku Usaha Mebel: Tingkatkan Daya Saing di Pasar Global

Whats New
Anak Usaha Pertamina Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan Fresh Graduate

Anak Usaha Pertamina Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan Fresh Graduate

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.