Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Kompas.com - 05/08/2021, 19:42 WIB
Chatib Basri usai menjadi pembicara pada acara Disruptif Ekonomi Digital di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (5/1/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOChatib Basri usai menjadi pembicara pada acara Disruptif Ekonomi Digital di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (5/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Ekonom Chatib Basri mengungkapkan solusi agar pertumbuhan ekonomi di kuartal III dan selanjutnya bisa lebih baik dari sebelumnya, salah satunya adalah dengan memastikan mobilitas ekonomi aman.

Dia bilang, mobilitas menjadi sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, kebijakan ini menjadi dilema karena dengan mobilitas yang terlalu jauh memiliki risiko infected cases.

Sehingga pemerintah saat ini memberlakukan PPKM Level 4 yang sudah berjalan sekitar empat pekan.

Baca juga: Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

“Jadi kalau yang kita bisa lihat dari sini, kita ingin menjaga pemulihan ke depannya (di kuartal III tahun 2021) maka yang harus dilakukan adalah bagaimana mobilitas berjalan tapi tetap aman. Itu kuncinya,” kata Chatib secara virtual, Kamis (5/8/2021).

Ia menilai, ada dua solusi untuk menjaga mobilitas tetap aman, yakni menjaga protokol kesehatan secara disiplin dan vaksinasi.

Menurut Chatib, masyarakat Indonesia memang cukup sulit untuk menjalankan kedisiplinan protokol kesehatan seperti masyarakat di Singapura dan Vietnam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maka dari itu, vaksin menjadi suatu keharusan untuk menjaga mobilitas tetap aman.

“Kalau disiplinnya kurang, opsi kedua adalah percepatan vaksin. Kalua kita smeua ingin menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang mulai baik ini di 7,07 persen, maka percepatan vaksin sangat penting,” ungkap dia.

Baca juga: Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ia juga mengusulkan agar bantuan-bantuan dapat dikombinasikan dengan vaksinasi. Misalnya, cash per vaccine atau dipersyaratkan melakukan vaksinasi untuk memperoleh bantuan pemerintah.

“Jadi kalau orang mau dapat cash, dia harus vaksin. Dengan begitu maka porosesnya akan lebih cepat. Tentunya usulan ini diasumsikan ketercukupan vaksin terpenuhi. Jika herd immunity bisa dilakukan, maka kita akan mengalami pengulangan (yang baik) di triwulan III nanti,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digitalisasi Jadi Strategi Bank BJB Catatkan Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi

Digitalisasi Jadi Strategi Bank BJB Catatkan Pertumbuhan Positif di Tengah Pandemi

Rilis
BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BCA Kembali Gelar KPR BCA ONLINEXPO, Simak Keuntungan dan Syaratnya

BrandzView
Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Tegaskan Masih Ada Pembatasan

Whats New
Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Whats New
Investasi Ratusan Triliun Rupiah untuk Mobil Listrik Akan Datang ke Indonesia

Investasi Ratusan Triliun Rupiah untuk Mobil Listrik Akan Datang ke Indonesia

Whats New
Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Rilis
Kewirausahaan adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Kewirausahaan adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Whats New
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Whats New
Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Whats New
Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Whats New
Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Whats New
Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Rilis
Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Whats New
Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Whats New
Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.