Bukalapak IPO, Luhut Harap Perusahaan Teknologi Lain Menyusul

Kompas.com - 06/08/2021, 12:43 WIB
Ilustrasi Bukalapak. KOMPAS.com/Bill ClintenIlustrasi Bukalapak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan selamat serta apresiasi kepada PT Bukalapak.com karena telah resmi mencatatkan saham umum perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ia berharap, dengan adanya Initial Public Offering (IPO) oleh emiten dengan kode saham BUKA di Bursa Efek, perusahaan-perusahaan teknologi lainnya dapat melakukan hal yang serupa dalam rangka meningkatkan pasar ekonomi digital di Indonesia.

"Semoga dengan proses IPO yang ditempuh, Bukalapak ini mampu memperluas dampak positif akan keberadaan inovasi dan juga teknologi kepada segenap bangsa Indonesia. Serta juga menjadi dorongan bagi perusahaan teknologi lainnya untuk bisa mengikuti jejak langkah Bukalapak agar dapat melantai di Bursa Efek Indonesia sehingga dapat mendorong dan mewujudkan potensi besar pasar ekonomi digital di Indonesia lebih maju dan bertumbuh kedepannya," ujar Luhut secara virtual, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Perdana Melantai di Bursa, Saham Bukalapak Naik 24,71 Persen

Luhut menyatakan, dalam 11 tahun keberadaan Bukalapak di Indonesia, tidak hanya menunjukkan performa bisnis yang terus tumbuh dan berkembang, tetapi juga menyediakan layanan dan produk yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat, terutama sektor usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM.

"Sudah lebih dari 13 juta UMKM yang bermitra dengan Bukalapak dan melakukan layanan online dan offline-nya," ucap dia.

Eks Menko Polhukam ini menaruh harapan kepada Bukalapak untuk membantu para pelapak kecil maupun warung agar beralih ke pemasaran digital demi meningkatkan kualitas hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya berharap agar Bukalapak terus membantu proses akselerasi teknologi dan inklusi keuangan kepada para pelapak dan warung-warung sehingga mampu meningkatkan kapasitas usahanya dan bisa meningkatkan kualitas hidup mereka di tengah kondisi pandemi Covid-19," tutur Luhut.

Sebagaimana diketahui, Bukalapak resmi menjadi perusahaan ke-28 yang telah melaksanakan IPO di BEI pada tahun ini.

Baca juga: Resmi Melantai di BEI, Bukalapak Toreh Sejarah sebagai Unicorn Pertama yang IPO

Harga saham BUKA ini pun saat awal perdagangan langsung melejit 210 poin menjadi Rp 1.060.

Sebelum IPO, Bukalapak telah melalui proses penawaran awal (bookbuilding) dan roadshow sejak tanggal 9-19 Juli 2021 serta penawaran umum yang dimulai 27-30 Juli.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Whats New
Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Rilis
Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Rilis
Maman Suherman dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

Maman Suherman dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

Rilis
Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Rilis
Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Whats New
Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Whats New
Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Bagaimana Aturan dan Cara Menghitung Gaji Part Time?

Work Smart
Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Kemenaker Sebut Sistem Pengupahan yang Baik Bisa Dongkrak Produktivitas Dunia Usaha

Rilis
Account Executive: Definisi, Jenjang Karier, dan Gaji

Account Executive: Definisi, Jenjang Karier, dan Gaji

Work Smart
Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Lifehack: Cerdas Finansial di Tengah Situasi Tak Pasti, bersama Financial Educator Lifepal Aulia Akbar

Rilis
 ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

ITDRI Festival 2021 Jadi Wadah Digital Talent Telkom Pamerkan Karya dan Berkolaborasi

Whats New
Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Whats New
Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Rilis
Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.