Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Aset Kripto Kompak Menguat, Dogecoin Melesat 20 Persen

Kompas.com - 08/08/2021, 09:57 WIB
Mutia Fauzia

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Harga mata uang kripto kompak menguat pada perdagangan akhir pekan ini.

Harga dogecoin bahkan melesat lebih dari 20 persen dalam sehari.

Dikutip dari Coinmarketcap, Minggu (8/8/2021), dogecoin diperdagangkan di harga 0,2533 dollar AS per keping atau sekitar Rp 3.668,5. Nilai tersebut melesat 20,13 persen bila dibandingkan dengan perdagangan di waktu yang sama sehari yang lalu.

Baca juga: Simak, Ini 3 Mata Uang Kripto yang Dimiliki Elon Musk

Sementara, bila dibandingkan dengan waktu perdagangan yang sama sepekan yang lalu harga dogecoin menguat 20,28 persen.

Harga bitcoin, mata uang kripto dengan kapitalisasi psaar terbesar juga menguat cukup signifikan bila dibandingkan dengan beberapa pekan yang lalu ketika harga bitcoin cenderung terus menurun.

Coinmarketcap mencatat, harga bitcoin hari ini berada di kisaran 43.877 dollar AS per keping atau sekitar Rp 636,21 juta. Nilai tersebut menguat 1,22 persen bila dibandingkan dengan waktu perdagangan yang sama sehari yang lalu.

Sementara, bila dibandingkan dengan harga sepekan yang lalu, harga bitcoin telah menguat 5,24 persen.

Dilansir dari Coindesk, harga bitcoin yang reli di atas 42.000 dollar AS per keping adalah tanda-tanda yang melegakan.

Baca juga: Aset Kripto Sedang Cemerlang, Ada yang Cuan 80 Persen dalam Sepekan

Hal tersebut menunjukkan, optimisme telah kembali di pasar mata uang kripto.

"Optimisme telah muncul dan kembali di pasar mata uang kripto," tulis CTO Bitfinex Paolo Ardoino.

"Namun demikian, bukan berarti turbulensi yang kita lihat di pasar kripto beberapa pekan terakhir sudah menghilang," jelas dia.

Adapun harga ethereum juga menguat signifikan dalam sepekan terakhir menjadi di kisaran 3.097,32 dollar AS per keping. Nilai tersebut setara dengan Rp 44,92 juta.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Whats New
Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Whats New
Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Whats New
Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Whats New
Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Whats New
CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

Whats New
BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

Whats New
Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Whats New
Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Whats New
TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

Whats New
Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Whats New
Dewan Periklanan Indonesia: RPP Kesehatan Bisa Picu PHK di Industri Kreatif dan Media

Dewan Periklanan Indonesia: RPP Kesehatan Bisa Picu PHK di Industri Kreatif dan Media

Whats New
Pekerja Wajib Ikut Iuran Tapera, Ekonom: Lebih Baik Opsional

Pekerja Wajib Ikut Iuran Tapera, Ekonom: Lebih Baik Opsional

Whats New
Buka Peluang Kerja Sama Bilateral, Delegasi Indonesia Sampaikan Potensi Tanah Air di Moscow-Indonesia Business Mission

Buka Peluang Kerja Sama Bilateral, Delegasi Indonesia Sampaikan Potensi Tanah Air di Moscow-Indonesia Business Mission

Rilis
Astra International Gandeng Semen Indonesia Maksimalkan TKDN Sparepart UKM

Astra International Gandeng Semen Indonesia Maksimalkan TKDN Sparepart UKM

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com