Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Konsumsi Rumah Tangga Ditargetkan Berkontribusi 54 Persen terhadap Ekonomi RI 2022

Kompas.com - 17/08/2021, 13:27 WIB
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Editor

Sumber Antara

JAKARTA, KOMPAS.com - Kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap perekonomian pada tahun 2022 diperkirakan mencapai 54 persen atau tumbuh ke level normal yang mencapai 5,0-5,3 persen, meningkat dibanding kisaran 2,2 persen-2,8 persen semester II 2021.

"Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada tahun 2022 akan didorong pola aktivitas dan mobilitas masyarakat yang lebih baik pascapemulihan dari eskalasi pandemi Covid-19 baik di tahun 2020 maupun 2021,” demikian Buku II Nota Keuangan RAPBN 2022, yang dikutip Antara, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: 6 Strategi Jokowi untuk Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2022

Disebutkan, keberhasilan pengendalian pandemi akan mendorong tingkat kepercayaan masyarakat dalam beraktivitas sebagaimana dilakukan sebelum pandemi.

Selain itu, dukungan kebijakan pemerintah dalam memperkuat program perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan juga menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja konsumsi masyarakat.

Penguatan program perlindungan sosial akan dijalankan dengan integrasi data, perbaikan mekanisme penyaluran, serta sinergi program yang relevan, termasuk program subsidi bagi masyarakat.

Stabilitas inflasi yang terkendali pada rentang 3 ± 1 persen secara berkelanjutan juga turut mendukung menjaga daya beli masyarakat.

Momentum pemulihan ekonomi yang kuat dan merata pada semester I tahun 2021 perlu terus dijaga, meskipun perlu antisipatif terhadap ketidakpastian yang tinggi akibat eskalasi kasus Covid-19.

Baca juga: Program PEN 2022 Fokus untuk Kesehatan dan Perlindungan Masyarakat

Sejak pertengahan Juni 2021, perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan akibat munculnya varian Delta yang menyebar sangat cepat.

Pemerintah merespons cepat dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di berbagai wilayah, di mana kebijakan tersebut merupakan upaya nyata Pemerintah dalam memprioritaskan penanganan pandemi demi menyelamatkan masyarakat Indonesia.

Selain kebijakan PPKM, Pemerintah juga terus menggencarkan program vaksinasi yang akan terus diakselerasi dan ditargetkan menjangkau populasi secara luas di akhir tahun 2021.

Efektivitas kebijakan pengendalian pandemi menjadi kunci atas keberlanjutan pemulihan ekonomi di semester II tahun 2021.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com