Kompas.com - 23/08/2021, 23:00 WIB
Alamat dan nomor kontak isolasi terpusat di 25 Kecamatan di Banyuwangi, Jawa Timur. Pemkab BanyuwangiAlamat dan nomor kontak isolasi terpusat di 25 Kecamatan di Banyuwangi, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, bahwa terkonfirmasi positif Covid-19 bukanlah aib dan tak perlu ditutupi. Melainkan harus diungkapkan untuk segera mendapatkan pengobatan.

"Izinkan saya menyampaikan bahwa positif Covid-19 bukanlah aib yang harus ditutupi, mari cegah sedari dini. Supaya kita tentunya bisa saling menjaga dan terhindar dari pandemi ini," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (23/8/2021).

Koordinator PPKM Jawa-Bali itu mengatakan, pencegahan penularan lebih luas dari orang yang terkonfirmasi positif Covid-9, perlu dilakukan sedini mungkin.

Baca juga: Erick Thohir Bareng Budi Karya Tinjau Layanan Isolasi di Kapal Pelni

 

Oleh sebab itu, masyarakat yang positif Covid-19 diminta untuk melakukan isolasi terpusat ketimbang isolasi mandiri.

Ia menjelaskan, sejumlah wilayah saat ini masih mencatatkan kasus kematian akibat Covid-19 yang cukup tinggi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun telah meminta jajarannya secara khusus untuk segera dilakukan pengecekan dan intervensi di lapangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya diketahui, bahwa salah satu penyebab tingginya angka kematian adalah masih enggannya masyarakat untuk melakukan isolasi terpusat, sehingga terjadi perburukan ketika melakukan isolasi mandiri yang menyebabkan telatnya mereka dibawa ke fasilitas kesehatan.

"Untuk itu, lagi-lagi pemerintah terus menghimbau dan mengajak masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 agar dapat segera masuk ke dalam pusat-pusat isolasi yang telah disediakan jaminan obat-obatan, tenaga kesehatan, dan makanan," kata Luhut.

Luhut menambahkan, pandemi Covid-19 telah membentuk semua pihak untuk memiliki kesadaran dalam melaksanakan protokol kesehatan, memperoleh layanan kesehatan, memperoleh pengobatan, serta saling peduli juga semakin tinggi.

Baca juga: Anak dan Menantu Pernah Kena Covid-19, Luhut Ajak Warga Jalani Isolasi Terpusat

Menurutnya, pandemi telah mengajarkan bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Ia pun meminta, untuk semua pihak mendukung pula dengan doa agar pandemi Covid-19 bisa segera teratasi.

"Dengan kerendahan hati ini. Saya mengajak agar kita semua terus memanjatkan doa. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan kesehatan, kekuatan dan meridai seluruh langkah kita untuk terus berjuang keluar dari pandemi Covid-19 ini," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.