Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah dan BI Perpanjang Burden Sharing, Ini Mekanismenya

Kompas.com - 25/08/2021, 09:14 WIB
Fika Nurul Ulya,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

Pendanaan ditujukan untuk penanganan kesehatan yang meliputi pendanaan program vaksinasi dan penanganan kesehatan terkait pandemi Covid-19 dan lainnya.

Sementara klaster B mencapai Rp 157 triliun tahun 2021 dan Rp 184 triliun tahun 2022 dengan tingkat suku bunga yang sama dengan klaster A namun ditanggung pemerintah.

Pendanaan digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 selain cluster A, dan penanganan kemanusiaan dalam bentuk pendanaan untuk berbagai program perlindungan sosial bagi masyarakat dan usaha kecil terdampak.

Karakteristik SBN yang dibeli

Jenis dan karakteristik SBN yang diterbitkan pemerintah pada SKB III juga disesuaikan agar BI tetap melakukan ekspansi moneter.

SBN kata Sri Mulyani, diterbitkan dalam mata uang rupiah, berjangka panjang dengan tenor 5-8 tahun, bersifat tradable dan marketable, seri SBN baru (new issuance) dan penerbitan kembali (reopening), dan tingkat bunga/imbalan mengambang dengan penyesuaian dilakukan setiap 3 bulan.

Baca juga: Pilih Burden Sharing daripada Pangkas Anggaran Jumbo Kementerian/Lembaga, Ini Kata Sri Mulyani

Lalu, tingkat bunga yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan tingkat bunga adalah suku bunga reverse repo BI tenor 3 bulan, dan metode pembelian SBN oleh BI dengan cara private placement.

Karena bersifat tradable, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, kerja sama pembelian SBN oleh BI bersama pemerintah ini tidak akan mengganggu independensi BI sebagai bank sentral. SBN yang dibeli bisa digunakan BI untuk ekspansi moneter seperti stabilisasi nilai tukar rupiah.

"SBN marketable dan tradable, jumlahnya terukur sehingga ini kami bisa lakukan untuk kemampuan BI untuk melakukan stabilisasi nilai tukar maupun inflasi," beber Perry.

Kurangi beban bunga pemerintah

Karena dibeli oleh bank sentral dengan tingkat bunga reverse repo BI tenor 3 bulan, kerja sama mengurangi beban pemerintah dalam pembayaran bunga. Perry menjelaskan, tingkat bunga SBN yang dibeli BI akan lebih rendah dari pasar.

Baca juga: Aset Kripto Kompak Rontok, Bitcoin Merosot ke Level 48.000 Dollar AS

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com