Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fakta Seputar KA Bandara YIA: Harga Tiket, Rute, dan Jadwal Operasi

Kompas.com - 28/08/2021, 17:09 WIB
Muhammad Choirul Anwar

Penulis

Sebelumnya, di Yogyakarta sebenarnya sudah terdapat KA Bandara yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Adisutjipto dengan Bandara YIA dalam sebuah rangkaian perjalanan kereta yang dinamai KA Bandara.

Beroperasi sejak 6 Mei 2019, KA Bandara saat itu dioperasikan dengan ‘menumpang’ di jalur Yogyakarta-Wojo-Kutoarjo-Kebumen.

Jalur tersebut diambil mengingat Stasiun Wojo adalah stasiun terdekat dari Bandara YIA. Jarak menuju YIA hanya 6,8 kilometer atau 13-15 menit berkendara dari Wojo.

Belum ada kereta yang langsung masuk ke YIA. Penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke YIA bisa naik armada Damri.

Namun sejak adanya pandemi Covid-19, kereta tersebut sudah tidak lagi beroperasi. Kini, seiring adanya KA Bandara YIA di rute baru, belum ada kepastian mengenai kelanjutan operasional KA Bandara Yogyakarta di rute yang lama.

Tarif KA Bandara YIA

Tarif KA Bandara YIA yang baru akan beroperasi dipastikan berbeda dengan tarif KA Bandara Yogyakarta yang pernah beroperasi sebelumnya.

KA Bandara Yogyakarta yang lama sempat menerapkan tarif promo Rp 15.000 untuk tiket dari Stasiun Wojo menuju Stasiun Maguwo dan sebaliknya.

Seiring berjalannya waktu, tarif KA Bandara tersebut berubah menjadi Rp 25.000 untuk rute Yogyakarta-Wojo dan Rp 23.000 untuk rute Yogyakarta-Kebumen.

Kini, untuk tarif KA Bandara YIA yang baru, Pemerintah memutuskan adanya pemberian subsidi sehingga tiket yang dijual kepada masyarakat bisa lebih murah.

Adapun untuk tarif pada saat awal operasional pada September 2021 mendatang, akan diberlakukan tarif promo sebesar Rp 20.000.

Baca juga: Kemenhub Soft Launching Operasi KA Bandara YIA

Artinya, mulai September 2021 nanti masyarakat bisa beli tiket KA Bandara YIA seharga Rp 20.000 untuk sekali perjalanan.

Tarif ini sudah mendapat subsidi dari Pemerintah melalui skema Publik Service Obligation (PSO). Subsidi ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah dalam memberikan layanan angkutan massal agar bisa dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com