KILAS

Jaga Harga Gabah, Kementan Ingin Petani Nikmati Keuntungan Produksi

Kompas.com - 01/09/2021, 16:33 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat membajak sawah menggunakan alsintan. DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat membajak sawah menggunakan alsintan.

KOMPAS.com – Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri mengatakan, harga gabah di tingkat petani sangat penting untuk terus dijaga. Sebab, petani harus bisa menikmati keuntungan dari hasil produksi.

“Data Bulan Agustus ini menunjukkan bahwa harga gabah di tingkat petani menjadi penting bagi penerimaan pendapatan petani,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (1/9/2021).

Oleh karena itu, lanjut Kuntoro, gabah di tingkat petani harus bisa diserap dengan harga yang bisa menguntungkan bagi mereka.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pada bulan Agustus 2021 yang menyebutkan harga gabah di tingkat petani, baik gabah kering panen dan gabah kering giling secara month to month (m-t-m) meningkat.

Harga gabah yang terbilang baik pada Agustus itu pun masih diikuti dengan stabilnya harga dan tersedianya stok beras di pasar.

Baca juga: Mentan SYL Sebut Embung Jadi Solusi Penuhi Kebutuhan Pengairan Pertanian

“Berdasarkan data BPS, harga beras di tingkat grosir dan eceran masih cenderung stabil, yaitu sedikit menurun dibanding bulan sebelumnya, masing-masing sebesar 0,08 persen dan 0,03 persen,” katanya.

Kuntoro menyebutkan, sisi produksi dan stok beras saat ini juga masih sangat terkendali.

Sampai minggu ketiga Agustus 2021, stok beras nasional mencapai 7,60 juta ton, masing-masing tersebar di penggilingan 1,52 juta ton, pedagang 708.000 ton, dan Bulog sebesar 1,16 juta ton.

Kuntoro mengatakan, Kementan selalu fokus menangani produktivitas dan budi daya. Selain itu, harga dan stabilitas pangan pun ditangani bersama dengan kementerian dan lembaga lain.

Baca juga: Dorong Penggunaan Pupuk Organik, Kementan Salurkan Bantuan UPPO untuk Petani Ende

“Kementan terus berupaya mendorong hilirisasi produk pertanian agar memiliki nilai tambah sehingga petani pun bisa memiliki keuntungan yang layak seraya produksi pun terus meningkat. Sesuatu yang perlu kita syukuri, produksi beras selama kurang lebih dua tahun ini aman terkendali,” katanya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp 3.000 Per Gram, Ini Rinciannya

Harga Emas Antam Turun Rp 3.000 Per Gram, Ini Rinciannya

Spend Smart
Alpha JWC Ventures: Suntikan Rp 71 Miliar ke Bisnis Es Doger Gibran Masih Wajar

Alpha JWC Ventures: Suntikan Rp 71 Miliar ke Bisnis Es Doger Gibran Masih Wajar

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Menpan RB: Rekrutmen Tenaga Honorer Mengacaukan Hitungan Kebutuhan Formasi ASN

Menpan RB: Rekrutmen Tenaga Honorer Mengacaukan Hitungan Kebutuhan Formasi ASN

Whats New
Negara Maritim: Pengertian, Ciri-ciri, dan Pilar Penyangganya

Negara Maritim: Pengertian, Ciri-ciri, dan Pilar Penyangganya

Whats New
Ini 5 Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia

Ini 5 Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia

Whats New
Heboh soal Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar, Alpha JWC Ventures Buka Suara

Heboh soal Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar, Alpha JWC Ventures Buka Suara

Whats New
IHSG Bakal Lanjut Melemah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Lanjut Melemah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Tidak Buka Seleksi CPNS Tahun Ini, Pemerintah Hanya Rekrut PPPK

Tidak Buka Seleksi CPNS Tahun Ini, Pemerintah Hanya Rekrut PPPK

Whats New
Link Live Streaming Webinar Babak Baru Perpajakan Indonesia Pasca-Terbitnya UU HPP

Link Live Streaming Webinar Babak Baru Perpajakan Indonesia Pasca-Terbitnya UU HPP

Whats New
Nekat Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000 Per Liter, Ini Sanksinya

Nekat Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000 Per Liter, Ini Sanksinya

Whats New
Minyak Goreng Resmi Dijual Rp 14.000 Per Liter Mulai Hari Ini, di Mana Belinya?

Minyak Goreng Resmi Dijual Rp 14.000 Per Liter Mulai Hari Ini, di Mana Belinya?

Whats New
Cara Cek Sertifikat Vaksin Tanpa Perlu Install Aplikasi PeduliLindungi

Cara Cek Sertifikat Vaksin Tanpa Perlu Install Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengertian UMKM, Kriteria, Ciri dan Contohnya

Pengertian UMKM, Kriteria, Ciri dan Contohnya

Whats New
Kendala Terowongan Kereta Cepat Diselesaikan berkat Tenaga Ahli China

Kendala Terowongan Kereta Cepat Diselesaikan berkat Tenaga Ahli China

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.