Sandiaga Uno Nilai Banyak Potensi Ekonomi Kreatif di Jakarta yang Belum Dikembangkan Maksimal

Kompas.com - 04/09/2021, 10:45 WIB
Tangkapan layar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada diskusi virtual FMB9, Kamis (2/9/2021), bertajuk PON Gerakkan UMKM dan Wisata Papua.

FMB9Tangkapan layar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada diskusi virtual FMB9, Kamis (2/9/2021), bertajuk PON Gerakkan UMKM dan Wisata Papua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak pelaku ekonomi kreatif DKI Jakarta menggali potensi untuk menghadirkan produk-produk ekonomi kreatif unggulan dan berdaya saing.

Ia mengatakan, DKI Jakarta memiliki deretan usaha kreatif tetapi banyak yang belum dikembangkan, seperti di Jakarta Barat.

Hal ini penting untuk meningkatkan keterbukaan lapangan kerja di daerah tersebut.

Baca juga: Ini Tips Sandiaga Agar Pelaku UMKM Bisa Sukses

"DKI Jakarta, khususnya Jakarta Barat, memiliki keunikan daya tarik yang dapat menjadi potensi. Sehingga dapat terus dimaksimalkan untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja," kata Sandiaga dalam siaran pers, dikutip Sabtu (4/9/2021).

Sandiaga mencontohkan, kolonial Belanda seperti Batavia Lama (Oud Batavia), Museum Fatahillah atau Chinatown yang menjadi aset penting pengembangan kepariwisataan dan ekonomi kreatif yang dapat saling melengkapi satu sama lain.

“Deretan potensi tersebut, masih banyak peluang ataupun ide-ide kreatif untuk terus digali. Di subsektor kuliner misalnya, banyak kuliner khas tempo dulu yang kuat akan story telling,” tambah dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sandiaga, Jakarta sebagai ibu kota merupakan melting point tempat budaya nusantara dan budaya kosmopolitan berinteraksi satu sama lain.

Dengan demikian, penggabungan kuliner khas tempo dulu dari Eropa, China, maupun Timur Tengah, sangat berpotensi untuk lebih dikembangkan di masa depan.

Baca juga: Sandiaga: Mau Jualan Kuliner atau Fesyen, Semua Harus Lewat Digital

Sandiaga mengungkapkan pentingnya memberikan dukungan dan fasilitasi bagi para pelaku ekonomi kreatif di 17 subsektor melalui berbagai program dan kegiatan, selain dari pada menggali ide-ide baru.

Ia berharap, upaya-upaya tersebut dapat mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif.

"Kita lakukan workshop dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan, juga memberikan akses terhadap permodalan serta pemasaran dan hal lainnya yang dibutuhkan pelaku ekonomi kreatif khususnya UMKM," kata Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.