Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Startup Pasarnow Raih Pendanaan Rp 47 Miliar dari Konsorsium East Ventures

Kompas.com - 07/09/2021, 15:25 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasarnow, platform e-groceries multi-channel berbasis di Indonesia, hari ini  meraih pendanaan tahap awal (seed funding) senilai 3,3 juta dollar AS atau setara dengan Rp 47,5 miliar.

Putaran pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures dengan partisipasi dari SMDV, Skystar Capital, Amand Ventures, Prasetia Dwidharma, dan angel investors.

Didirikan pada 2019 oleh James Rijanto, Donald Wono, dan Cindy Ozzie, Pasarnow fokus untuk menyederhanakan rantai pasok di sektor bahan makanan segar yang kompleks di Indonesia.

Baca juga: Startup Segari Raih Pendanaan Rp 227 Miliar

James Rijanto, CEO dan Co-founder Pasarnow menyatakan, startup yang didirikannya fokus pada investasi agar bahan makanan segar bisa sampai segera di tangan konsumen.

"Memastikan kesegaran produk saat sampai di pelanggan merupakan sebuah tantangan besar bagi pelaku bisnis di sektor bahan makanan segar. Produk makanan seperti buah- buahan, sayuran, dan daging beku mudah rusak, sehingga membutuhkan pengiriman yang cepat dengan kontrol suhu yang terjaga, dan akhirnya menyebabkan tingginya biaya logistik," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (7/9/2021).

Pasarnow menggunakan sistem pemesanan multi-channel dalam satu aplikasi di mana pelanggan dibagi dalam dua segmentasi yakni B2B dan B2C.

Setiap channel menawarkan harga, promosi, dan fitur utama yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan spesifik pelanggan.

Sementara itu Willson Cuaca, Managing Partner East Ventures, mengatakan, oerubahan perilaku belanja konsumen akibat pandemi COVID-19 memberikan tantangan baru di industri bahan makanan.

Pelanggan menuntut produk segar dan berkualitas tinggi setiap hari di tengah rantai pasok bahan makanan yang kompleks.

 

Baca juga: Huawei Investasikan Rp 1,43 Triliun untuk Ekosistem Startup Asia Pasifik

"Pasarnow hadir untuk mengatasi tantangan tersebut dengan menghilangkan inefisiensi lewat model bisnis berbasis data. Dengan pertumbuhan yang kuat sejak tahun lalu, kami percaya bahwa tim Pasarnow dapat mempercepat peningkatan kapasitas operasional dan pengembangan bisnis mereka," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com