Kadin: Penerapan Beneficial Ownership Menguntungkan Korporasi

Kompas.com - 16/09/2021, 15:11 WIB
Melalui kolaborasi yang kuat, Ketua Kadin periode 2021-2026 Arsjad Rasjid mengatakan, Kadin dapat menjadi wadah komunikasi dan konsultasi. Dok. Humas KadinMelalui kolaborasi yang kuat, Ketua Kadin periode 2021-2026 Arsjad Rasjid mengatakan, Kadin dapat menjadi wadah komunikasi dan konsultasi.
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai penerapan beneficial ownership (pemilik manfaat) bisa menguntungkan korporasi dan perekonomian.

Oleh karena itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mendukung penerapan benefecial ownership di lingkup swasta agar terbangun iklim usaha yang transparan.

"Beneficial ownership sudah menjadi suatu keniscayaan. Berbagai negara telah menerapkannya dalam instrumen hukum mereka, dan sebenarnya ini memiliki keuntungan tersendiri untuk korporasi," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Arsjad menyebutkan keuntungan beneficial ownership bagi korporasi diantaranya yaitu  menunjukkan komitmen transparansi.

Baca juga: Mendag: Ekonomi Digital Akan Mengikis Gap antara Orang Kaya dan Miskin

Ia yakin dengan begitu korporasi tidak akan menghindari pajak dan akan terhindar dari tuduhan pencucian uang serta akan dipandang pro pemberantasan korupsi. 

Selain itu ia juga mengatakan beneficial ownership bisa menjadi mitigasi terhadap skandal keuangan, menjamin kepastian hukum, dan akan membuat efektivitas penyelamatan aset semakin baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kadin optimis kepercayaan investor menanamkan investasinya di Indonesia akan meningkat seiring perbaikan ease of doing business, adanya UU Cipta Kerja, dan sistem Online Single Submission (OSS).

"Dengan transparansi dan good governance, kita harapkan banyak uang yang masuk ke Indonesia. Apalagi sekarang kita tengah melawan pandemi, dan mungkin nanti perang ekonomi. Kita sebaiknya mempersiapkan bagaimana ekonomi berjalan, membuat transparansi sehingga banyak investor yang percaya dan masuk," kata dia.

Baca juga: 44 Bioskop Cinepolis Sudah Kembali Dibuka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.