Pemprov Banten Setujui Pemisahan Bank Banten dengan Banten Global Development

Kompas.com - 27/09/2021, 19:27 WIB
Doc. Bank Banten Kiki SafitriDoc. Bank Banten

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten/BEKS) berencana akan memisahkan diri dengan T Banten Global Development (BGD).

Dengan demikian, maka Bank Banten akan menjadi BUMD baru, di mana Pemprov Banten akan langsung menjadi pemegang saham penuh atau tidak lagi melalui PT BGD.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menyetujui pemisahan antara Bank Banten dan PT BGD yang digelar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Jadi BUMD, Bank Banten akan Terpisah dari BGD

Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin mengungkapkan apresiasinya atas rencana Pemerintah Provinsi Banten terkait rencana pemisahan ini.

Menurut dia, pemisahan ini akan ruang seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Banten untuk menempatkan dana, bahkan mengambil porsi kepemilikan di Bank Banten.

“Perseroan mendukung rencana Pemprov Banten selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir. Insya Allah kinerja Bank Banten akan lebih baik setelah pisah dari PT. BGD,” ujar Agus dalam siaran pers, Senin (27/9/2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus menambahkan, proses pemisahan ini tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui, termasuk pembuatan Peraturan Daerah (Perda) pemisahan.

Baca juga: Perkuat Layanan Digital, Bank Banten Gandeng FDS Gunakan Amazon Web Services

“Semoga proses berjalan dengan baik, dan performa perusahaan kian terakselerasi. Sehingga, mimpi untuk menjadikan Bank Banten sebagai salah satu BUMD yang menyumbang PAD bagi Provinsi Banten dapat terealisasi,” tutur dia.

Komisaris Utama PT BGD Ayip Muflikh menuturkan, PT BGD selaku induk perusahaan Bank Banten telah lama menginginkan agar kedua perusahaan terpisah.

Hal ini bertujuan agar perusahaan bisa lebih berkembang lagi.

"Sejak tahun 2017, setelah jajaran direksi dan komisaris yang baru terbentuk, kami telah berkirim surat kepada Pemprov agar Bank Banten ini terpisah dari kami,” jelas Ayip.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.