Hasil Investigasi Kebakaran Tangki Balongan, Pertamina: Diduga Tersambar Petir

Kompas.com - 29/09/2021, 17:01 WIB
Kilang Balongan dok PGNKilang Balongan

4. DNV

Hasil investigasi DNV menyatakan, penyebab kebocoran karena korosi pada dinding bagian dalam tangki yang tidak terdeteksi saat inspeksi dilakukan sebelum dinding tangki mencapai kondisi kritis, yang diakibatkan pembebanan yang melebihi batas kemampuan saat itu.

Namun, sample yang diambil adalah sample plat tangki pasca kebakaran, sama halnya seperti yang dilakukan Ditjen Migas.

Selain penyebab kebocoran tangki, Pertamina juga merilis hasil investigasi lanjutan dari dua yang menyebabkan kebakaran di Kilang Balongan, yakni LAPI ITB dan Ditjen Migas.

Pada LAPI ITB, menyebutkan penyebab kebakaran tangki karena sambaran petir atau induksi yang menimbulkan segitiga api yaitu udara, vapor dari hidrokarbon, dan panas dari sambaran petir/induksi. Hal itu mengakibatkan tangki E,F,G,H terbakar.

Sementara Ditjen Migas menyebut, adanya unsur segitiga api yaitu dari udara, dari kebocoran HC dinding tangki, dan panas yang diduga dari Trafo area SS-24, telah menyulut kebakaran.

Meski demikian, terhadap hasil dugaan dari Ditjen Migas terkait panas dari trafo, Djoko membantahnya. Sebab saat kejadian berlangsung, trafo di area tersebut tidak dalam kondisi dialiri listrik, di mana circut breker terkunci dan tidak menimbulkan panas.

Menurutnya, segitiga api yang menjadi penyebab kebakaran tangki diakibatkan adanya induksi atau sambaran dari petir. Hal itu sebagaimana hasil investigasi LAPI ITB dan kesesuaian data yang didapat perseroan dari PLN.

"Data sambaran petir dari sistem yang dimiliki oleh PLN match dengan CCTV yang dimiliki di kilang," pungkas Djoko.

Baca juga: Pasok 60 Persen BBM di Jawa, Ini Profil Kilang Pertamina di Cilacap

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.