Terakhir Besok, Ini Cara Pengajuan Bantuan Pesantren ke Kemenag

Kompas.com - 03/10/2021, 11:01 WIB
Cara mengajukan bantuan pesantren ke Kemenag. KemenagCara mengajukan bantuan pesantren ke Kemenag.


JAKARTA, KOMPAS.com – Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) membuka pengajuan bantuan untuk pesantren.

Direktur PD Pontren Kemenag Waryono Abdul Ghafur mengatakan bahwa pengajuan proposal bantuan pesantren dibuka hingga 4 Oktober 2021.

“Kami informasikan bahwa Kemenag saat ini membuka pengajuan proposal bantuan untuk pondok pesantren. Pengajuan proposal dibuka hingga 4 Oktober 2021,” ujar Waryono dikutip dari keterangan resmi pada Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Cek Ketentuan dan Jadwal Ujian SKD CPNS Kemenag 2021 di Sini

Ia menjelaskan, ada dua jenis bantuan yang akan diberikan pada tahun 2021. Pertama, yakni bantuan penanggulangan Covid-19 di pesantren. Kedua, yaitu bantuan peningkatan digitalisasi pesantren.

“Pesantren yang berminat, diharapkan bisa mempersiapkan dan mengajukan usulan/proposal bantuannya,” kata Waryono.

Cara mengajukan bantuan pesantren 2021

Waryono Abdul Ghafur juga menyampaikan penjelasan mengenai cara mengajukan bantuan pesantren ke Kemenag.

Pengajuan bantuan, lanjut Waryono, bisa dilayangkan dalam bentuk cetak (hard copy) dan/atau berkas digital (soft copy).

Baca juga: Kemenag Buka Seleksi Imam Masjid untuk Penempatan UEA, Ini Syaratnya

Pengajuan bantuan pesantren bisa dilakukan melalui:

  1. Pemberi bantuan;
  2. Kanwil Kemenag Provinsi dan/atau Kankemenag Kab/Kota yang diteruskan kepada pemberi bantun; dan/atau
  3. Aplikasi bantuan pada laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/layananbantuan

“Pengajuan dan pelaksanaan penyaluran bantuan mengacu pada Petunjuk Teknis Bantuan yang dapat diunduh pada laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/arsip/,” jelas Waryono.

Baca juga: Guru Honorer Kemenag Disarankan Ikut Seleksi PPPK Non Guru

“Batas akhir pengajuan bantuan pada 4 Oktober 2021,” ulang Waryono untuk mengingatkan bahwa besok adalah hari terakhir untuk melakukan pengajuan.

Waspada penipuan

Mantan Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengingatkan pesantren agar berhati-hati dan waspada terhadap beredarnya informasi hoaks dan penipuan yang mengatasnamakan pemberi bantuan.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan penyaluran bantuan diinformasikan secara resmi melalui website dan media sosial Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.

Baca juga: 95.930 Guru dan Dosen Kemenag Dapat Rapel Tukin, Ini Rinciannya

“Jangan percaya informasi hoaks dan modus penipuan lainnya. Informasi resmi tentang program bantuan ini bisa diikuti melalui website dan media sosial Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren,” tandasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.