IHSG Tancap Gas di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan ASII

Kompas.com - 06/10/2021, 12:35 WIB
Ilustrasi saham PEXELS/BURAK KIlustrasi saham

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada Rabu (6/10/2021).

Demikian juga dengan mata uang garuda di pasar spot yang menguat.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada posisi 6.414,6 atau naik 126,55 poin (2,01 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.288,04.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Kompak Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Net buy asing tercatat Rp 2,9 triliun di seluruh pasar.

Sementara itu, terdapat 325 saham yang hijau, 187 saham merah dan 140 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 12,3 triliun dengan volume 20,16 miliar saham.

Siang ini, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catatkan aksi beli bersih tertinggi Rp 469,6 miliar. BBRI siang ini melesat 4,5 persen di level Rp 4.110 per saham. Adapun volume perdagangan BBRI mencapai 237,3 juta saham dengan total transaksi Rp 965,4 miliar.

Net buy asing tertinggi juga dicatatkan oleh Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp 400,5 miliar. BBCA siang ini menguat 3,02 persen di level Rp 35.775 per saham. BBCA mecatatkan total transaksi Rp 690,2 miliar dengan volume 19,5 juta saham.

Menyusul, Astra International (ASII) yang juga catatkan aksi beli bersih tertinggi selanjutnya, sebesar Rp 312,6 miliar. ASII meroket 7,6 persen di level Rp 5.925 per saham. Total transaksi ASII siang ini mencapai Rp 564,8 miliar dengan volume 96,4 juta saham.

Baca juga: Investor Pemula, Simak Cara Jitu Terhindar Dari Aksi Pompom Saham

Aksi jual bersih tertinggi siang ini antara lain Unilever Indonesia (UNVR) dan Merdeka Copper Gold (MDKA) masing-masing sebesar Rp 38,5 miliar dan Rp 33,7 miliar. UNVR siang ini menguat 1,2 persen di level Rp 4.200 per saham, dan MDKA stagnan di level Rp 2.630 per saham.

Gainers siang ini antara lain, PP London Sumatera (LSIP) yang meroket 7,6 persen di level 1.475 per saham, Bank Negara Indonesia (BBNI) juga melesat 6,14 persen di level Rp 6.050 per saham, kemudian Adaro Energy (ADRO) yang naik 2,19 persen di level Rp 1.870 per saham.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.