Resmikan Gedung Kemenkeu di Papua, Sri Mulyani: Semoga Ciptakan Semangat Baru

Kompas.com - 26/11/2021, 14:39 WIB
Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seremoni penyerahan aset eks-BLBI kepada Pemkot Bogor dan 7 Kementerian/Lembaga di Jakarta, Kamis (25/11/2021). Dok. Kementerian KeuanganMenteri keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seremoni penyerahan aset eks-BLBI kepada Pemkot Bogor dan 7 Kementerian/Lembaga di Jakarta, Kamis (25/11/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meresmikan Gedung Keuangan Negara (GKN) di Jayapura, Papua. Gedung 10 lantai tersebut dibangun di atas tanah 6.238 meter persegi dan luas bangunan 11.400 meter persegi.

Nantinya, gedung tersebut akan menjadi kantor wilayah 4 unit vertikal eselon I, yaitu Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Sri Mulyani berharap, gedung tersebut menjadi semangat baru bagi pegawai negeri yang bekerja untuk terus melayani masyarakat Papua.

"Selamat bertugas dan selamat berkarya untuk seluruh jajaran Kemenkeu. Semoga gedung baru akan menciptakan semangat yang baru dan meluap-luap untuk kita berikan. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia, selalu berikan yang terbaik bagi Indonesia," kata Sri Mulyani dalam Peresmian GKN Jayapura, Jumat (26/11/2021)

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan, interior dan kekuatan gedung tersebut tidak kalah dengan gedung Kemenkeu di Jakarta. Gedung Keuangan Negara (GKN) di Jayapura dilengkapi ornamen khas Papua untuk menghargai budaya setempat.

Baca juga: Disanksi OJK, Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera Dilarang Melakukan Kegiatan Pemasaran

Adapun beberapa tata ruangnya berkonsep co-working tanpa sekat sehingga pegawai bisa bekerja bersama dengan unit lainnya. Namun dia memastikan, seluruh pegawai harus tetap menjaga kerahasiaan dokumen negara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi Bapak/Ibu di sini boleh bangga terutama dari sisi quality dan standarnya ini sangat tinggi, atau tidak kalah dengan yang di kantor pusat," ucap Sri Mulyani.

Selain itu, Kemenkeu secara khusus menyediakan tempat untuk Sekretariat Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) untuk mendukung pelaksanaan Otsus Papua.

Dia berharap, GKN menjadi ruang untuk seluruh stakeholder Papua mendesain otonomi khusus dan detil melihat aliran seluruh dana APBN dan APBD sehingga terjadi transparansi dan monitoring. Oleh karena itu, Sri Mulyani meminta gedung tersebut dijaga dan dirawat dengan baik.

"Torang harus jaga dan pelihara dengan baik, itu permintaan saya," pungkas Sri Mulyani.

Baca juga: Sri Mulyani Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran, Tapi Jangan Boros...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.